Rupiah bergerak dalam kisaran terbatas



JAKARTA. Rupiah bergerak dalam kisaran sempit terhadap dollar AS. Di pasar spot, pasangan USD/IDR turun 0,06% dibanding hari sebelumnya menjadi 11.707. Kurs tengah dollar AS di Bank Indonesia naik 1 poin menjadi 11.715.

Rully Arya Wisnubroto, analis pasar uang PT Bank Mandiri Tbk mengatakan, rupiah sedikit terapresiasi lantran sudah ada kepastian politik. Selanjutnya, pelaku pasar menanti pengumuman resmi susunan kabinet Jokowi-Jusuf Kalla. Pelaku pasar berharap posisi strategis dapat diisi oleh profesional.

"Investor akan mencermati posisi-posisi strategis seperti menteri keuangan, menteri BUMN dan menteri ESDM," ujar Rully.


Dari faktor eksternal, lanjut Rully, pernyataan Janet Yellen relatif netral. Yellen mensinyalir kenaikan suku bunga dengan catatan kondisi pasar tenaga kerja tetap solid. Yellen tidak terburu-buru menaikkan suku bunga. Hal ini mengakibatkan pergerakan USD/IDR sangat ketat.

Besok (27/8), Rully menduga rupiah masih bergerak mendatar. Dari dalam negeri, belum ada data ekonomi hingga awal bulan mendatang. Sementara dari eksternal, pelaku pasar menunggu data pesanan barang tahan lama (durable goods order) yang akan dirilis pada Selasa (26/8) malam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News