KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin (12/10/2026). Pelaku pasar akan mencermati dinamika harga minyak mentah dunia dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS), serta menantikan rilis data inflasi AS yang dapat mempengaruhi pergerakan dolar AS. Melansir Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,09% ke level Rp 17.899 per dolar AS pada Jumat (9/10/2026), dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), rupiah ditutup di level Rp 17.884 per dolar AS pada Jumat (9/10/2026), menguat 0,03% dibandingkan posisi Kamis (8/10/2026) di Rp 17.890 per dolar AS.
Rupiah Berpeluang Fluktuatif pada Senin (12/10), Investor Cermati Inflasi AS
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin (12/10/2026). Pelaku pasar akan mencermati dinamika harga minyak mentah dunia dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS), serta menantikan rilis data inflasi AS yang dapat mempengaruhi pergerakan dolar AS. Melansir Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,09% ke level Rp 17.899 per dolar AS pada Jumat (9/10/2026), dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), rupiah ditutup di level Rp 17.884 per dolar AS pada Jumat (9/10/2026), menguat 0,03% dibandingkan posisi Kamis (8/10/2026) di Rp 17.890 per dolar AS.