Rupiah berpotensi rebound, ini katalis yang akan jadi penopang pada Rabu (28/7)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah berpeluang rebound pada perdagangan besok (28/7). Namun dengan syarat, jumlah kasus Covid-19 di dalam negeri turun. Mengingat, katalis bagi pergerakan rupiah hingga saat ini masih berasal dari eksternal.

Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya mengatakan, saat ini sentimen dari eksternal terkait pergerakan dolar AS masih akan mempengaruhi nilai tukar rupiah. Selain itu, pelaku pasar sedang menunggu kebijakan moneter terbaru yang akan diambil bank sentral Amerika Serikat (AS).

“Pelaku pasar menantikan keputusan kebijakan moneter terbaru Federal Reserve di hari Kamis (29/7) pagi dan itu membuat dolar AS cukup diminati,” kata dia kepada Kontan.co.id, Selasa (27/6).


Sementara itu, untuk sentimen internal, ia melihat bahwa perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia masih akan mempengaruhi pergerakan rupiah.

Baca Juga: Sentimen eksternal bakal pengaruhi pergerakan rupiah pada Rabu (28/7)

“Pelaksanaan PPKM yang mulai dilonggarkan pekan ini juga membantu penguatan rupiah, tetapi jumlah kenaikan kasus baru Covid-19 di Indonesia juga bisa menjadi penghambat,” ujar Andian.

Dia pun melihat, rupiah berpeluang menguat dalam kisaran Rp 14.450 per dolar AS – Rp 14.550 per dolar AS, apabila jumlah kasus Covid-19 di Indonesia turun.

Sekedar mengingatkan, rupiah spot ditutup melemah 0,07% ke level Rp 14.493 per dolar AS pada hari ini (27/7). Sedangkan untuk kurs Jisdor menguat 0,03% ke level Rp 14.489 per dolar AS.

Selanjutnya: Indeks Kompas100 dirombak, ini daftar konstituen barunya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari