Rupiah bertahan di bawah Rp 14.200 per dollar AS dalam tiga pekan terakhir



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski melemah, rupiah terus bertahan di bawah level Rp 14.200 per dollar Amerika Serikat (AS) dalam tiga pekan terakhir. Penguatan rupiah di bawah Rp 14.200 ini bertahan sejak 20 Juni lalu.

Rabu (10/7) pukul 9.00 WIB, rupiah spot melemah 0,13% ke Rp 14.149 per dollar AS. Ini adalah pelemahan berturut-turut rupiah dalam tiga hari perdagangan,  Rupiah sempat menyentuh level Rp 14.083 per dollar AS pada Jumat pekan lalu. Ini adalah posisi terkuat rupiah sejak 24 April 2019.

Frances Cheung, head of Asia macro strategy Westpac Banking Corp mengatakan, mata uang kawasan Asia sulit pulih hingga akhir tahun. Meski Federal Reserve berpeluang menurunkan suku bunga dan mengerek minat pasar ke emerging market pada saat ini, potensi pemangkasan suku bunga susulan oleh bank-bank sentral Asia akan kembali menyempitkan selisih keuntungan.


"Posisi dovish The Fed sudah diperhitungkan. Keuntungan saat ini tidak akan berlanjut karena ketika The Fed mulai memangkas suku bunga, saya memperkirakan bank-bank sentral Asia juga akan menurunkan suku bunga sehingga penguatan mata uang Asia menjadi terbatas," kata Cheung seperti dikutip Bloomberg.

Cheung memperkirakan, rupiah akan berakhir pada Rp 14.200 per dollar AS pada akhir tahun. Prediksi ini jauh lebih kuat ketimbang prediksi dia sebelumnya, yakni Rp 15.250 per dollar AS pada akhir 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati