KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada awal perdagangan pekan ini. Rupiah sempat melemah hingga menembus level Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat, sementara IHSG sempat terkoreksi mendekati 5%. Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dan IHSG dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Menurutnya, dari sisi global, ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah terjadinya pergantian kepemimpinan di Iran. Pemimpin baru Iran dinilai berpotensi memperpanjang konflik di kawasan tersebut.
Rupiah Capai Rp 17.000 dan IHSG Anjlok, Analis Menyoroti Efeknya ke Fiskal Pemerintah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada awal perdagangan pekan ini. Rupiah sempat melemah hingga menembus level Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat, sementara IHSG sempat terkoreksi mendekati 5%. Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dan IHSG dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Menurutnya, dari sisi global, ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah terjadinya pergantian kepemimpinan di Iran. Pemimpin baru Iran dinilai berpotensi memperpanjang konflik di kawasan tersebut.