Rupiah diproyeksi melanjutkan penguatan besok



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah tampak lebih bertenaga di hadapan dollar Amerika Serikat (AS) hari ini. Mengutip Bloomberg, Rabu (4/7), kurs rupiah ditutup menguat 0,24% ke posisi Rp 13.363 per dollar AS.

Rupiah menguat pasca terpuruk ke level terendah sepanjang tahun, Selasa (3/7) kemarin, nyaris menyentuh level Rp 14.400. Namun, Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri, menilai, sejatinya belum ada sentimen baru yang memengaruhi pasar saat ini

"Sentimen sekarang masih lanjutan dari potensi perang dagang antara AS dengan China dan Eropa. Pelaku pasar menanti negosiasi antara negara-negara ini untuk meredakan tensi," kata Reny, Rabu (4/7).


Selain itu, hari ini juga bertepatan dengan peringatan kemerdekaan AS. Menurut Reny, ini juga cukup berpengaruh positif pada rupiah karena aksi beli di pasar AS menjadi sepi. Hal ini tampak dari menguatnya juga mata uang regional lainnya dan harga komoditas seperti emas yang sempat terlalap keperkasaan dollar AS belakangan.

Reny optimistis, penguatan nilai tukar mata uang Garuda bisa berlanjut pada perdagangan besok, Kamis (5/7). "Dampak positif kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) harusnya bisa mulai terakumulasi dan pasar sudah mulai priced-in dengan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed mendatang," ujar dia.

Tambah lagi, data perekonomian AS yang rilis besok hanya bersifat reguler sehingga seharusnya tidak berpengaruh banyak pada pergerakan dollar AS. Jika tidak ada gejolak signifikan pada pasar AS, Reny memproyeksi, besok rupiah menguat ke rentang level Rp 14.310 - Rp 14.385 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati