KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada perdagangan Kamis (1/10/2026), seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan yield US Treasury. Sentimen risk-off di pasar domestik turut membebani pergerakan rupiah meski sejumlah data ekonomi Indonesia menunjukkan hasil yang lebih baik dari perkiraan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp 17.966 per dolar AS pada Kamis (1/10/2026), melemah 0,40% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah berada di level Rp 17.937 per dolar AS (1/10/2026), melemah 0,34% dari posisi Rabu (30/9/2026) di level Rp 17.877 per dolar AS.
Rupiah Ditutup Melemah pada Kamis (1/10), Sentimen Risk-Off Masih Membayangi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada perdagangan Kamis (1/10/2026), seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan yield US Treasury. Sentimen risk-off di pasar domestik turut membebani pergerakan rupiah meski sejumlah data ekonomi Indonesia menunjukkan hasil yang lebih baik dari perkiraan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp 17.966 per dolar AS pada Kamis (1/10/2026), melemah 0,40% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah berada di level Rp 17.937 per dolar AS (1/10/2026), melemah 0,34% dari posisi Rabu (30/9/2026) di level Rp 17.877 per dolar AS.