Rupiah dprediksi akan melemah tipis pada Selasa (4/5)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan pelemahan tipis pada perdagangan Selasa (4/5).

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri menilai, selama seminggu terakhir ada ruang penguatan dari rupiah, tetapi untuk diperkirakan kembali akan melemah setelah di hari Senin (3/5), juga mengalami pelemahan.

“Jadi kisarannya relatif terbatas karena kita masih wait and see data pertumbuhan ekonomi kuartal pertama untuk Indonesia yang nanti rilis pada Rabu (5/5),” kata Reny kepada Kontan.co.id, Senin (3/5).


Untuk sentimen jangka pendek, ia melihat ada rilis data inflasi yang sedikit di atas ekspektasi pasar, pasar melihat berada tetap di 0,8% tetapi realisasinya 0,13% di bulan April.

Baca Juga: Pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi data eksternal

Kemudian dari sisi eksternal perkembangan kasus Covid-19 di negara lain memberikan ekspektasi kekhawatiran pemulihan ekonomi secara global.

“Jadi, karena adanya peningkatan kasus di beberapa negara dan kekhawatiran terhadap second wave, kemungkinan terhadap pemulihan ekonomi dunia akan sedikit terlambat,”

Dari sisi investasinya pun dinilai masih diversifikasi, masih kembali lagi ke safe haven sebagian, makanya ada penguatan kembali di dolar AS.

Reny Eka Putri menilai rupiah akan konsolidasi melemah tipis dan bergerak di kisaran Rp 14.430 per dolar AS - Rp 14.495 per dolar AS.

Catatan saja, rupiah spot melemah tipis 0,03% menjadi Rp 14.450 per dolar AS pada perdagangan Senin (3/5). 

Sedangkan untuk kurs Jisdor melemah 0,10% dari Rp 14.453 per dolar AS menjadi Rp 14.467 per dolar AS.

Selanjutnya: Ini jurus BI menangkal risiko fluktuasi nilai tukar rupiah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi