Rupiah Hari Ini Diperkirakan Melemah Lagi, Simak Sentimennya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah kompak melemah di seluruh pasar pada Rabu (29/5). Di pasar spot, rupiah melemah 0,43% ke Rp 16.160 per dolar Amerika Serikat (AS) dan kurs rupiah Jisdor melemah 0,40% ke Rp 16.160 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah disebabkan oleh sentimen di AS terkait ekspektasi higher-for-longer dari the Fed. Ini akibat data keyakinan konsumen yang membaik, serta pernyataan hawkish dari pejabat the Fed.

Depresiasi rupiah berlanjut juga akibat kebijakan dari bank sentral Tiongkok, PBoC, yang mendorong pelemahan nilai tukar referensi dari Chinese Yuan lebih dalam dibandingkan ekspektasi.


"Nilai mata uang referensi PBoC ini merupakan yang terlemah sejak November 2023 lalu," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (29/5).

Baca Juga: Kurs Rupiah Spot Melemah 0,43% ke Rp 16.160 Per Dolar AS, Rabu (29/5)

Untuk Kamis (30/5) Josua menilai, rupiah masih berpotensi melemah terbatas. Menurutnya, saat ini investor masih memantau perkiraan dari rilis data PCE Deflator pada hari Jumat mendatang.

Pengamat komoditas dan mata uang Lukman Leong juga berpendapat rupiah akan lanjut melemah. Sebab tidak ada data ekonomi yang, baik dari AS maupun Indonesia.

"Selain itu, pada Rabu malam, masih ada lagi dua pejabat the Fed yang akan berpidato, yaitu Williams dan Bostic yang juga diperkirakan akan bernada yang hawkish," sebutnya.

Ia pun memperkirakan rupiah akan bergerak dengan rentang Rp 16.100 - Rp 16.250 per dolar AS. Lalu Josua memproyeksikan rupiah di kisaran Rp 16.150 - Rp 16.250 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi