Rupiah kembali perkasa menjelang akhir bulan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sentimen eksternal berhasil membawa rupiah turun ke bawah Rp 14.000. Senin (28/5), di pasar spot, valuasi rupiah menguat 0,92% ke level Rp 13.995 per dollar Amerika Serikat (AS). Adapun pada kurs tengah Bank Indonesia (BI), mata uang Garuda ini terangkat 0,71% menjadi Rp 14.065 per dollar AS.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, penguatan rupiah merupakan kelanjutan efek rilis notulensi rapat FOMC yang kurang menguntungkan bagi dollar AS. “The Fed terlihat belum berencana menaikkan suku bunga acuan lebih agresif,” kata dia.

Selain itu, pasar keuangan AS tengah libur merayakan Memorial Day. Akibatnya, aktivitas perdagangan minim. Apalagi, belum ada data ekonomi baru yang penting.


Selain itu, analis Global Kapital Investama Nizar Helmy menilai, ada spekulasi BI akan kembali menaikkan suku bunga. Ini membuat rupiah perkasa. "Gubernur BI memberikan sinyal menaikkan suku bunga," ujar dia.

Nizar memprediksi rupiah hari ini akan menguat dan bergerak di kisaran Rp 13.980–Rp 14.080 per dollar AS. Reny juga memperkirakan rupiah menguat dan bergerak di rentang Rp 13.940–Rp 14.000 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati