KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah yang terus berlanjut mulai membayangi industri manufaktur domestik seiring meningkatnya potensi lonjakan biaya impor bahan baku dan barang modal. Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis (15/10/2026), rupiah di pasar spot berada di posisi Rp 17.938 per dolar AS atau melemah 0,20% (35 poin), sedangkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia mencatatkan pelemahan sebesar 0,28% atau 50 poin menjadi Rp 17.948 per dolar AS dari hari sebelumnya di level Rp 17.898 per dolar AS. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai tekanan yang melanda rupiah saat ini memang cukup kuat akibat maraknya arus keluar modal dari pasar saham dan menyempitnya selisih imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) terhadap US Treasury, meski kondisinya belum mengarah pada krisis.
Rupiah Makin Rentan, Industri Manufaktur Terancam Biaya Produksi yang Membengkak
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah yang terus berlanjut mulai membayangi industri manufaktur domestik seiring meningkatnya potensi lonjakan biaya impor bahan baku dan barang modal. Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis (15/10/2026), rupiah di pasar spot berada di posisi Rp 17.938 per dolar AS atau melemah 0,20% (35 poin), sedangkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia mencatatkan pelemahan sebesar 0,28% atau 50 poin menjadi Rp 17.948 per dolar AS dari hari sebelumnya di level Rp 17.898 per dolar AS. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai tekanan yang melanda rupiah saat ini memang cukup kuat akibat maraknya arus keluar modal dari pasar saham dan menyempitnya selisih imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) terhadap US Treasury, meski kondisinya belum mengarah pada krisis.
TAG: