Rupiah manfaatkan pelemahan dollar AS di awal perdagangan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah untuk sementara berhasil menguat terhadap dollar Amerika Serikat. Mengutip Bloomberg pukul 10.35 WIB, rupiah menguat 0,46% ke level Rp 14.513 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra menyampaikan, penguatan rupiah didorong oleh pelemahan dollar AS akibat ekspektasi para investor terhadap agenda FOMC Meeting yang digelar dua hari mulai nanti malam. 

Walau hampir pasti menaikkan suku bunga acuan AS, The Federal Reserves dipercaya akan menurunkan agresivitas kebijakan moneternya di tahun depan seiring potensi perlambatan ekonomi AS.


Prospek ekonomi AS yang negatif di tahun depan juga membuat pasar saham AS anjlok kemarin, sehingga berdampak pada pergerakan dollar AS.

Rupiah sendiri bukannya tanpa sentimen negatif, apalagi kemarin defisit neraca perdagangan Indonesia di bulan November melampaui estimasi para pelaku pasar. "Penyumbang defisit terbanyak berasal dari sektor migas. Namun, karena harga minyak kembali turun, tekanan terhadap neraca dagang bisa berkurang di masa mendatang," ungkap Putu.

Ia pun menilai, fokus para investor masih lebih tertuju pada agenda FOMC Meeting yang disusul oleh Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Hal tersebut membuat pergerakan rupiah cenderung terbatas sepanjang hari ini.

Menurut perkiraan Putu, rupiah akan berada di kisaran Rp 14.460--Rp 14.620 per dollar AS pada penutupan nanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia