KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mendorong perusahaan multifinance memperkuat strategi pengelolaan utang valuta asing (valas). Salah satunya dilakukan oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) dengan menerapkan lindung nilai penuh atau fully hedge. Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan, per Maret 2026 outstanding utang offshore perusahaan tercatat sekitar Rp 4,7 triliun. Nilai tersebut turun sekitar 6% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. “Kami selalu melakukan lindung nilai keseluruhan atau fully hedge atas semua pinjaman luar negeri yang diterima perusahaan,” ujar Gani kepada Kontan, Jumat (29/5/2026).
Rupiah Melemah, Adira Finance Terapkan Hedging Penuh Demi Lindungi Utang Rp 4,7 T
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mendorong perusahaan multifinance memperkuat strategi pengelolaan utang valuta asing (valas). Salah satunya dilakukan oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) dengan menerapkan lindung nilai penuh atau fully hedge. Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan, per Maret 2026 outstanding utang offshore perusahaan tercatat sekitar Rp 4,7 triliun. Nilai tersebut turun sekitar 6% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. “Kami selalu melakukan lindung nilai keseluruhan atau fully hedge atas semua pinjaman luar negeri yang diterima perusahaan,” ujar Gani kepada Kontan, Jumat (29/5/2026).
TAG: