KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah yang berpotensi menembus level Rp 17.000 per dolar AS dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap kualitas aset PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI). Perseroan menegaskan telah menerapkan strategi mitigasi risiko nilai tukar secara ketat, khususnya dalam penyaluran kredit valuta asing. Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum Allo Bank Ganda Raharja Rusli mengatakan, kredit dalam mata uang dolar AS hanya diberikan kepada debitur yang memang berorientasi ekspor dan memiliki pendapatan dalam dolar. Dengan demikian, pelemahan rupiah relatif tidak berdampak terhadap kemampuan bayar debitur maupun kinerja kredit bank. “Bank memastikan pemberian kredit dolar hanya kepada perusahaan dengan natural hedge, sehingga dampak pelemahan rupiah terhadap pendapatan debitur dan pembayaran kembali kredit relatif minimal,” ujar Ganda kepada kontan.co.id, Selasa (20/1).
Rupiah Melemah, Allo Bank Pastikan Kualitas Aset Tetap Terjaga
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah yang berpotensi menembus level Rp 17.000 per dolar AS dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap kualitas aset PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI). Perseroan menegaskan telah menerapkan strategi mitigasi risiko nilai tukar secara ketat, khususnya dalam penyaluran kredit valuta asing. Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum Allo Bank Ganda Raharja Rusli mengatakan, kredit dalam mata uang dolar AS hanya diberikan kepada debitur yang memang berorientasi ekspor dan memiliki pendapatan dalam dolar. Dengan demikian, pelemahan rupiah relatif tidak berdampak terhadap kemampuan bayar debitur maupun kinerja kredit bank. “Bank memastikan pemberian kredit dolar hanya kepada perusahaan dengan natural hedge, sehingga dampak pelemahan rupiah terhadap pendapatan debitur dan pembayaran kembali kredit relatif minimal,” ujar Ganda kepada kontan.co.id, Selasa (20/1).