KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berhasil mengakhiri pekan dengan penguatan setelah sempat menyentuh level terlemah sepanjang minggu pertama Juli. Meski tekanan dari faktor eksternal masih membayangi, intervensi Bank Indonesia (BI) dan kenaikan suku bunga acuan dinilai mampu meredam pelemahan mata uang Garuda. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,18% ke level Rp 17.963 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (3/7), dibandingkan posisi sehari sebelumnya di Rp 17.995 per dolar AS. Adapun level Rp 17.995 per dolar AS yang tercatat pada Kamis (2/7) menjadi titik pelemahan terdalam rupiah sepanjang pekan ini. Penguatan juga tercermin pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia. Pada Jumat (3/7), kurs JISDOR menguat 0,19% menjadi Rp 17.960 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp 17.994 per dolar AS.
Rupiah Menguat 0,18% pada Jumat (3/7), Ini Proyeksi Pergerakannya Pekan Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berhasil mengakhiri pekan dengan penguatan setelah sempat menyentuh level terlemah sepanjang minggu pertama Juli. Meski tekanan dari faktor eksternal masih membayangi, intervensi Bank Indonesia (BI) dan kenaikan suku bunga acuan dinilai mampu meredam pelemahan mata uang Garuda. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,18% ke level Rp 17.963 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (3/7), dibandingkan posisi sehari sebelumnya di Rp 17.995 per dolar AS. Adapun level Rp 17.995 per dolar AS yang tercatat pada Kamis (2/7) menjadi titik pelemahan terdalam rupiah sepanjang pekan ini. Penguatan juga tercermin pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia. Pada Jumat (3/7), kurs JISDOR menguat 0,19% menjadi Rp 17.960 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp 17.994 per dolar AS.