Rupiah Menguat Kamis (7/5), Dolar Taiwan Jadi Mata Uang Asia Terkuat Hari Ini



KONTAN.CO.ID - Dolar Taiwan memimpin penguatan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (7/5/2026), di tengah pelemahan indeks dolar global dan meningkatnya optimisme pasar terhadap prospek perdamaian di Timur Tengah.

Berdasarkan data Reuters pada pukul 02.06 GMT, dolar Taiwan menguat 0,44% terhadap dolar AS ke level 31,351 per dolar AS.

Baca Juga: Korea Utara Tegaskan Tak Terikat pada Perjanjian Non Proliferasi Senjata Nuklir


Penguatan juga terjadi pada sejumlah mata uang Asia lainnya.

Rupiah menguat 0,23% ke posisi 17.340 per dolar AS, yen Jepang naik 0,12% ke level 156,21 per dolar AS, sementara yuan China menguat 0,11% ke posisi 6,806 per dolar AS.

Ringgit Malaysia turut terapresiasi 0,31%, sedangkan dolar Singapura naik tipis 0,06%.

Sebaliknya, won Korea Selatan melemah tipis 0,01%, baht Thailand turun 0,25%, dan peso Filipina terkoreksi 0,19%.

Secara year to date (ytd) sepanjang 2026, ringgit Malaysia menjadi mata uang Asia dengan penguatan terbesar terhadap dolar AS, yakni mencapai 3,79%.

Yuan China juga menguat 2,67% sejak awal tahun, disusul dolar Singapura yang naik 1,46%.

Baca Juga: Krisis Energi Timur Tengah Bayangi KTT ASEAN di Filipina

Sementara itu, rupiah masih tercatat melemah 3,86% terhadap dolar AS sepanjang tahun berjalan.

Rupee India menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam, yakni turun 5,01%, diikuti peso Filipina yang terkoreksi 3,25%.

Pelemahan dolar AS terjadi seiring meningkatnya harapan pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara AS dan Iran yang dapat meredakan ketegangan geopolitik dan tekanan harga energi global.