Rupiah Menguat ke Rp 15.655 Hari Ini, Bagaimana Nasib Besok?



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah ditutup menguat pada perdagangan Kamis (7/3). Di pasar spot, rupiah menguat 0,32% ke Rp 15.655 per dolar Amerika Serikat (AS) dan di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) menguat ke Rp 15.658 per dolar AS.

Senior Economist KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana mengatakan, dari global dipengaruhi oleh pernyataan Gubernur Fed Jerome Powell bahwa suku bunga akan turun. Akibatnya, dolar indeks melemah dan mendorong apresiasi rupiah.

Baca Juga: Cadangan Devisa Februari Turun Jadi US$ 144 Miliar, Begini Proyeksinya untuk Maret


Dari domestik, ada rilis cadangan devisa (CaDev) Indonesia di Februari yang turun US$ 1,01 miliiar. Dorongan penurunan CaDev dari penurunan utang pemerintah.

"Jadi harapannya trade surplus akan naik di Februari ini," ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (7/3).

Sambung Fikri, apalagi tambahan data impor China yang naik 3,5% YoY di Februari.

"Sehingga ada potensi kenaikan ekspor Indonesia ke China dan ini mendorong kenaikan trade surplus Indonesia di Februari," paparnya.

Baca Juga: Kompak, Rupiah Jisdor Menguat 0,41% ke Rp 15.658 Per Dolar AS Pada Kamis (7/3)

Untuk besok, pergerakan rupiah akan dipengaruhi sejumlah data dari dalam dan luar negeri. Dari luar negeri data tenaga kerja AS.

Menurut Fikri, apabila hasilnya lebih dari 220.000 maka akan lanjut menekan dolar AS dan mendorong apresiasi rupiah.

"Selain itu besok juga menantikan data consumer confident Indonesia, jika hasilnya baik maka rupiah akan terapresiasi," katanya.

Fikri memperkirakan rupiah berada direntang Rp 15.650 - Rp 15.760 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto