KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berpotensi bertahan di level Rp 17.500 per dolar AS dalam beberapa waktu ke depan. Namun, ekonom berpendapat penguatan tersebut dinilai belum mencerminkan perbaikan fundamental rupiah secara struktural sehingga berpotensi kembali melemah dalam beberapa bulan mendatang. Melansir Bloomberg, nilai tukar rupiah menguat tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan kemarin. Rabu (9/9), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 121 atau 0,69% secara harian menjadi Rp 17.511 per dolar AS. Ini adalah penguatan rupiah paling tajam sejak 11 Agustus 2026 lalu. Rupiah juga telah menguat dalam lima hari perdagangan beruntun. Rupiah mencapai posisi terkuat rupiah sejak 14 Mei 2026 atau hampir empat bulan terakhir.
Rupiah Menguat ke Rp 17.500, Ekonom: Tren Bullish Belum Berkelanjutan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berpotensi bertahan di level Rp 17.500 per dolar AS dalam beberapa waktu ke depan. Namun, ekonom berpendapat penguatan tersebut dinilai belum mencerminkan perbaikan fundamental rupiah secara struktural sehingga berpotensi kembali melemah dalam beberapa bulan mendatang. Melansir Bloomberg, nilai tukar rupiah menguat tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan kemarin. Rabu (9/9), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 121 atau 0,69% secara harian menjadi Rp 17.511 per dolar AS. Ini adalah penguatan rupiah paling tajam sejak 11 Agustus 2026 lalu. Rupiah juga telah menguat dalam lima hari perdagangan beruntun. Rupiah mencapai posisi terkuat rupiah sejak 14 Mei 2026 atau hampir empat bulan terakhir.