Rupiah menguat terbatas ke Rp 13.190 hari ini



JAKARTA. Rupiah kembali menguat meski terbatas di hadapan dollar Amerika Serikat (AS), Kamis (28/4). Di pasar spot, rupiah ke level Rp 13.190 per dollar AS menguat 0,09% dari sebelumnya Rp 13.202 per dollar AS pukul 15.59 WIB.

Sementara, nilai tukar rupiah berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) melemah. Pagi ini, kurs JISDOR rupiah melemah 0,2% menjadi 13.204 per dollar AS dari posisi kemarin 13.173 per dollar.

Penguatan rupiah pun masih sejalan dengan laju mata uang emerging market yang naik tajam sepekan ini menyusul langkah Bank of Japan untuk menahan stimulus sehingga mendorong Won Korea Selatan dan mata uang lainnya di Asia.


Won menguat untuk hari kedua, menyusul kenaikan yen, sementara ringgit Malaysia, yuan China dan dollar Taiwan ikut menguat juga. Di Eropa , Forint Hungaria dan Koruna Ceko keduanya maju.

Di mana, indeks MSCI Emerging Markets Currency melonjak 0,4 % pukul 09:16 waktu London, menuju kenaikan terbesar sejak 19 April. Won melonjak 0,9 % menjadi 1.138,10 per dollar sebagai mata uang Jepang melonjak 2,8 %. Won dan yen sering bergerak secara bersamaan sebagai eksportir dari kedua negara bersaing di banyak pasar yang sama.

“The Fed tidak hawkish dan lonjakan yen mendorong mata uang yang lebih tinggi. Sedangkan investor saham kecewa karena BOJ tidak melanjutkan stimulus seperti yang diharapkan pasar,” kata Nizam Idris, head of strategy for fixed income and currencies at Macquarie Bank Ltd.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto menambahkan, pergerakan rupiah ditopang oleh keputusan Bank Sentral AS alias Federal Reserve atau (The Fed) yang masih menahan suku bunga acuan di level 0,5% pada bulan ini.

Alhasil sentimen positif ini membuat rupiah bergerak bebas menekan pergerakan dollar AS. Selain tekanan dari faktor eksternal, nilai tukar rupiah juga ditopang berbagai katalis dari dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto