KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rupiah spot melemah pada perdagangan Kamis (15/10/2026) pagi. Pukul 10.34 WIB, rupiah spot ada di level Rp 17.940 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,21% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.903 per dolar AS. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G.Hutapea membeberkan penyebab utama yang mempengaruhi pergerakan rupiah. Di antaranya, rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan dan meningkat dari periode sebelumnya mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga AS yang lebih agresif oleh The Fed. Selain itu, ketidakpastian penyelesaian konflik di Timur Tengah mendorong harga minyak tetap tinggi di atas US$ 105 per barel dan meningkatkan risiko fiskal ke depan. Indeks dolar AS (DXY) sempat meningkat tajam ke level tertinggi sejak Mei 2025, dan yield US Treasury tenor 2 tahun sempat naik 12 bps ke level 4,90%.
Rupiah Nyaris Rp 18.000 Per Dolar AS, BI Ungkap Penyebabnya
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rupiah spot melemah pada perdagangan Kamis (15/10/2026) pagi. Pukul 10.34 WIB, rupiah spot ada di level Rp 17.940 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,21% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.903 per dolar AS. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G.Hutapea membeberkan penyebab utama yang mempengaruhi pergerakan rupiah. Di antaranya, rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan dan meningkat dari periode sebelumnya mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga AS yang lebih agresif oleh The Fed. Selain itu, ketidakpastian penyelesaian konflik di Timur Tengah mendorong harga minyak tetap tinggi di atas US$ 105 per barel dan meningkatkan risiko fiskal ke depan. Indeks dolar AS (DXY) sempat meningkat tajam ke level tertinggi sejak Mei 2025, dan yield US Treasury tenor 2 tahun sempat naik 12 bps ke level 4,90%.