Rupiah Spot Dibuka Menguat ke Level Rp 17.899 per dolar AS, Rabu (7/10)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di pasar spot dibuka menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (7/10/2026), setelah sebelumnya ditutup di level Rp 17.899 per dolar AS.

Mengutip data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp 17.891 per dolar AS, menguat 0,04% dibandingkan posisi penutupan perdagangan Selasa (6/10/2026).

Pergerakan rupiah masih dibayangi sentimen global, terutama respons pasar terhadap data ketenagakerjaan AS dan tingginya permintaan aset safe haven di tengah konflik geopolitik di Timur Tengah.


Baca Juga: Perkasa, Rupiah Spot Menguat 0,14% ke Rp 17.942 per Dolar AS pada Jumat (2/10) Pagi

Ekonom Universitas Airlangga Rahma Gafmi menilai intervensi Bank Indonesia (BI) turut menahan tekanan terhadap rupiah agar tidak semakin mendekati level psikologis Rp 18.000 per dolar AS.

"Intervensi pro-market BI berhasil menahan pelemahan rupiah," ujar Rahma, kemarin.

Sementara itu, pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pelaku pasar masih mencermati sejumlah indikator ekonomi AS. Pasar menantikan risalah pertemuan FOMC September yang dijadwalkan rilis Rabu (7/10), kemudian disusul data klaim awal tunjangan pengangguran AS pada Kamis (8/10).

Baca Juga: Makin Berotot, Rupiah Spot Menguat 0,45% ke Rp 17.886 per Dolar AS Jumat (2/10) Siang

Ibrahim memperkirakan rupiah bergerak melemah di kisaran Rp 17.890-Rp 17.940 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Rahma memperkirakan rupiah berada di rentang Rp 17.830-Rp 17.960 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News