KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berpotensi bergerak di bawah tekanan pada perdagangan Jumat (16/10/2026). Sentimen dari dalam negeri, terutama kekhawatiran investor menjelang evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI), serta data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan menjadi faktor yang dicermati pasar. Melansir data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 0,19% secara harian ke level Rp 17.938 per dolar AS pada perdagangan hari Kamis (15/10/2026). Rupiah menjadi mata uang terlemah ketiga diantara mata uang Asia yang lain. Sementara kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia mencatatkan pelemahan rupiah sebesar 0,28% dari posisi hari sebelumnya di Rp 17.898 per dolar AS menjadi Rp 17.948 per dolar AS.
Rupiah Tertekan Sentimen MSCI dan Inflasi AS, Jumat (16/10) Bisa ke Rp 17.990
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berpotensi bergerak di bawah tekanan pada perdagangan Jumat (16/10/2026). Sentimen dari dalam negeri, terutama kekhawatiran investor menjelang evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI), serta data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan menjadi faktor yang dicermati pasar. Melansir data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 0,19% secara harian ke level Rp 17.938 per dolar AS pada perdagangan hari Kamis (15/10/2026). Rupiah menjadi mata uang terlemah ketiga diantara mata uang Asia yang lain. Sementara kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia mencatatkan pelemahan rupiah sebesar 0,28% dari posisi hari sebelumnya di Rp 17.898 per dolar AS menjadi Rp 17.948 per dolar AS.
TAG: