Rusia Gempur Ukraina dengan 258 Drone dan Rudal, Kyiv-Odesa Jadi Sasaran



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Rusia kembali melancarkan serangan udara besar-besaran ke Ukraina pada Kamis (27/8/2026).

Sebanyak 258 drone dan sejumlah rudal ditembakkan ke berbagai wilayah, termasuk ibu kota Kyiv dan kota pelabuhan Odesa.

Angkatan Udara Ukraina menyebut serangan semalam juga melibatkan dua rudal jelajah antikapal Oniks serta sejumlah rudal balistik.


Ukraina mengklaim berhasil menembak jatuh hampir 90% drone yang diluncurkan Rusia, satu rudal Oniks, dan tujuh rudal balistik.

Serangan tersebut menunjukkan meningkatnya intensitas serangan udara Rusia dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Iran Siap Balas Sanksi AS, China dan Rusia Disebut Menolak Tekanan Washington

Di sisi lain, kemampuan Ukraina menghadapi rudal balistik masih terbatas karena kekurangan sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan Ukraina baru menerima sejumlah kecil rudal pencegat dalam beberapa waktu terakhir. Ia pun meminta tambahan dukungan pertahanan udara dari negara-negara Eropa.

“Penguatan perlindungan wilayah udara secara efektif menyelamatkan nyawa warga Ukraina setiap hari,” kata Zelenskiy melalui X.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan serangan Rusia menyasar infrastruktur penting, mulai dari pelabuhan, fasilitas penyimpanan biji-bijian, energi, industri hingga infrastruktur lainnya.

Di Kyiv, puing-puing serangan jatuh di dua distrik dan merusak sebuah sekolah serta memecahkan kaca di fasilitas kesehatan. Ledakan juga terdengar di sejumlah bagian kota.

Serangan di wilayah sekitar Kyiv melukai dua orang dan memicu kebakaran di area gudang. Sejumlah gudang lain dan rumah warga turut mengalami kerusakan.

Baca Juga: Zelenskiy Sebut Putin Siapkan 300.000 Tentara Baru untuk Perang Ukraina

Sementara itu, Odesa menjadi salah satu wilayah yang mendapat serangan paling intens. Serangan terhadap kota pelabuhan di Laut Hitam tersebut berlangsung hampir sepanjang malam hingga pagi.

Pejabat setempat melaporkan kerusakan pada sejumlah fasilitas infrastruktur, sebuah institusi pendidikan, dan gedung bertingkat. Tiga orang dilaporkan terluka.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan serangan menyasar fasilitas kompleks industri militer Ukraina, industri metalurgi dan pengolahan minyak, pusat logistik serta infrastruktur pelabuhan di wilayah Odesa yang disebut digunakan untuk mendukung militer Ukraina.

Dampak serangan juga meluas ke wilayah negara tetangga. Otoritas Moldova mengatakan lima drone Rusia melintas ke wilayah udara negara tersebut saat serangan terhadap Ukraina berlangsung.

Di Poltava, serangan menghantam sejumlah perusahaan industri dan fasilitas energi hingga mengakibatkan pemadaman listrik di tujuh permukiman.

Baca Juga: Drone Ukraina Gempur Rusia, Sedikitnya Enam Warga Sipil Tewas

Sementara di Kryvyi Rih, kota pusat industri baja dan pertambangan sekaligus kampung halaman Zelenskiy, dua rudal menghantam fasilitas industri dan melukai tiga orang.

Serangan lainnya terjadi di Zaporizhzhia, Ukraina selatan, yang menyebabkan tiga orang terluka.