Rusia Izinkan Bank Sentral dan Sberbank Tembak Jatuh Drone Secara Langsung



KONTAN.CO.ID - Rusia telah mengesahkan undang-undang yang mengizinkan bank sentral dan lembaga keuangan lainnya untuk mengoperasikan sistem pertahanan serta mempersenjatai staf guna menangkal serangan drone tanpa keterlibatan pasukan khusus.

Reuters melaporkan, dokumen yang dipublikasikan oleh majelis rendah parlemen Rusia pada Selasa (27/5) menunjukkan bahwa langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya serangan drone Ukraina ke wilayah Rusia sejak invasi besar-besaran Moskow pada Februari 2022.

Ukraina secara rutin menyerang Rusia menggunakan drone, dengan infrastruktur energi menjadi salah satu target utama. Kyiv berupaya mengurangi pendapatan Moskow guna mempercepat berakhirnya perang.


Sistem pertahanan drone akan ditempatkan di sekitar bank sentral Rusia, bank terbesar negara itu yaitu Sberbank, serta Asosiasi Pengumpulan Uang Tunai Rusia. Pegawai di institusi-institusi tersebut juga diizinkan membawa senjata.

Baca Juga: Korea Utara Uji Coba Campuran Rudal Canggih: Seoul Terancam, Perbatasan Makin Panas

Ketua Komite Keuangan parlemen Rusia, Anatoly Aksakov, mengatakan biaya sistem pertahanan drone akan ditanggung sendiri oleh lembaga-lembaga terkait. Pernyataan itu dikutip oleh media RBC.

Sementara itu, pada Selasa, Ketua kelompok lobi bisnis terbesar Rusia, Alexander Shokhin, mengatakan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa perusahaan-perusahaan siap mendanai pembelian senjata yang lebih berat dan sistem elektronik guna melindungi infrastruktur mereka dari serangan drone.

Tonton: Viral Beli Solar Subsidi Wajib Fuel Card di Kaltim! Pertamina Buka Suara

Tabel: Poin Penting Kebijakan Anti-Drone Rusia

Aspek Keterangan
Kebijakan baru Bank sentral dan lembaga keuangan diizinkan operasikan sistem pertahanan anti-drone
Institusi terkait Bank Sentral Rusia, Sberbank, Asosiasi Pengumpulan Uang Tunai Rusia
Alasan kebijakan Meningkatnya serangan drone Ukraina ke wilayah Rusia
Target serangan Ukraina Infrastruktur energi Rusia
Pendanaan sistem Ditanggung masing-masing institusi
Tambahan langkah keamanan Pegawai institusi diperbolehkan membawa senjata
Pernyataan bisnis Rusia Perusahaan siap biayai senjata dan sistem elektronik tambahan