KONTAN.CO.ID - Rusia menyatakan kekhawatiran terhadap upaya Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) untuk mengamankan akses terhadap logam tanah jarang (rare earth) dan mineral penting di kawasan Asia Tengah, demikian disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin kepada harian Izvestia. Baca Juga: Yield Obligasi Jepang Dekati Rekor, Pasar Menanti Lelang 20 Tahun Dalam upaya mengurangi ketergantungan pada China yang mendominasi rantai pasok logam tanah jarang global untuk teknologi seperti kendaraan listrik, energi terbarukan, hingga sistem pertahanan, negara-negara G7 termasuk AS dan UE diketahui tengah mencari alternatif sumber pasokan serta memperkuat kerja sama di pasar baru.
Rusia Soroti Langkah AS dan UE Amankan Mineral Kritis di Asia Tengah
KONTAN.CO.ID - Rusia menyatakan kekhawatiran terhadap upaya Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) untuk mengamankan akses terhadap logam tanah jarang (rare earth) dan mineral penting di kawasan Asia Tengah, demikian disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin kepada harian Izvestia. Baca Juga: Yield Obligasi Jepang Dekati Rekor, Pasar Menanti Lelang 20 Tahun Dalam upaya mengurangi ketergantungan pada China yang mendominasi rantai pasok logam tanah jarang global untuk teknologi seperti kendaraan listrik, energi terbarukan, hingga sistem pertahanan, negara-negara G7 termasuk AS dan UE diketahui tengah mencari alternatif sumber pasokan serta memperkuat kerja sama di pasar baru.