KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Pihak kepolisian Rusia menangkap lebih dari 1.400 pengunjuk rasa pada hari Rabu (21/4/2021), ketika masyarakat Rusia di puluhan kota mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa yang diselenggarakan oleh kubu pro Alexei Navalny. Saat ini, kesehatan Navalny dikabarkan memburuk di penjara karena aksi mogok makan yang dilakukannya. Melansir Reuters, Juru Bicara Navalny juga dipenjara selama 10 hari, dan pendukung dekat lainnya ditahan, pada hari yang sama ketika Presiden Vladimir Putin menyampaikan pidato kenegaraan yang memperingatkan Barat untuk tidak melewati "garis merah" Rusia. "Ini adalah salah satu teriakan terakhir dari Rusia yang merdeka, seperti yang dikatakan banyak orang. Kami keluar untuk Alexei ... melawan perang di Ukraina dan propaganda liar," kata Marina, seorang mahasiswa di protes Moskow seperti yang dilansir Reuters.
Rusia tangkap lebih dari 1.400 pengunjuk rasa pro Navalny
KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Pihak kepolisian Rusia menangkap lebih dari 1.400 pengunjuk rasa pada hari Rabu (21/4/2021), ketika masyarakat Rusia di puluhan kota mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa yang diselenggarakan oleh kubu pro Alexei Navalny. Saat ini, kesehatan Navalny dikabarkan memburuk di penjara karena aksi mogok makan yang dilakukannya. Melansir Reuters, Juru Bicara Navalny juga dipenjara selama 10 hari, dan pendukung dekat lainnya ditahan, pada hari yang sama ketika Presiden Vladimir Putin menyampaikan pidato kenegaraan yang memperingatkan Barat untuk tidak melewati "garis merah" Rusia. "Ini adalah salah satu teriakan terakhir dari Rusia yang merdeka, seperti yang dikatakan banyak orang. Kami keluar untuk Alexei ... melawan perang di Ukraina dan propaganda liar," kata Marina, seorang mahasiswa di protes Moskow seperti yang dilansir Reuters.