Rusia Ukraina Gencatan Senjata 3 Hari: 2.000 Tawanan Perang Dibebaskan!
Sabtu, 09 Mei 2026 02:15 WIB
Oleh: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Geopolitik dunia dikejutkan oleh pengumuman mendadak dari Washington. Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, secara resmi mengumumkan pemberlakuan gencatan senjata selama tiga hari dalam kecamuk perang Rusia dan Ukraina, terhitung sejak hari ini, 9 Mei, hingga 11 Mei 2026. Gencatan senjata ini sengaja dipatok bertepatan dengan peringatan Victory Day di Rusia.
"Gencatan senjata ini akan mencakup penghentian total seluruh aktivitas kinetik (pertempuran)," tegas Trump melalui pernyataan resminya yang diunggah di kanal resmi media sosial White House Sabtu (9/5) dini hari Waktu Indonesia. Tak hanya penghentian kontak senjata, kesepakatan ini juga menggulirkan program pertukaran tahanan besar-besaran. Sebanyak 1.000 tawanan dari masing-masing negara—dengan total 2.000 personel—dijadwalkan segera dipulangkan. Baca Juga: Iran Sita Kapal Tanker Ocean Koi di Teluk Oman, Ketegangan Selat Hormuz Memanas Trump mengklaim bahwa terobosan ini merupakan hasil permintaan langsung darinya yang telah disetujui oleh Presiden Vladimir Putin dan Presiden Volodymyr Zelenskyy.
"Semoga ini menjadi awal dari berakhirnya perang yang sangat panjang, mematikan, dan sulit ini," lanjut Trump. Hingga berita ini diturunkan, komunikasi intensif dilaporkan terus berjalan untuk mengakhiri konflik yang disebut-sebut sebagai konfrontasi terbesar sejak Perang Dunia II tersebut. Trump optimistis bahwa solusi permanen kini posisinya sudah "semakin dekat setiap harinya". Tonton: BREAKING NEWS! Prabowo Hadiri Jamuan Pemimpin ASEAN di Filipina