KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Digitalisasi perbankan terus mendorong efisiensi jaringan fisik. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah kantor bank umum menyusut menjadi 23.538 unit per Juni 2025, turun 632 kantor dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, tren tersebut tidak sepenuhnya diikuti PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Di saat banyak bank merampingkan jaringan, BCA justru menambah jumlah kantor cabang dalam beberapa tahun terakhir. Data BCA menunjukkan jumlah cabang meningkat dari 1.242 unit pada 2021 menjadi 1.270 unit pada 2025. SVP Operation Strategy & Development BCA Setiady mengatakan, layanan fisik masih memegang peran penting di tengah dominasi transaksi digital. Menurut dia, faktor kepercayaan dan perilaku nasabah menjadi pertimbangan utama. “Untuk transaksi bernilai besar atau kompleks, nasabah masih membutuhkan kehadiran fisik dan interaksi langsung,” katanya akhir pekan lalu.
Saat Bank Lain Tutup, Cabang Fisik BCA Terus Tumbuh
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Digitalisasi perbankan terus mendorong efisiensi jaringan fisik. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah kantor bank umum menyusut menjadi 23.538 unit per Juni 2025, turun 632 kantor dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, tren tersebut tidak sepenuhnya diikuti PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Di saat banyak bank merampingkan jaringan, BCA justru menambah jumlah kantor cabang dalam beberapa tahun terakhir. Data BCA menunjukkan jumlah cabang meningkat dari 1.242 unit pada 2021 menjadi 1.270 unit pada 2025. SVP Operation Strategy & Development BCA Setiady mengatakan, layanan fisik masih memegang peran penting di tengah dominasi transaksi digital. Menurut dia, faktor kepercayaan dan perilaku nasabah menjadi pertimbangan utama. “Untuk transaksi bernilai besar atau kompleks, nasabah masih membutuhkan kehadiran fisik dan interaksi langsung,” katanya akhir pekan lalu.
TAG: