Saat IHSG Ambruk, Menkeu Purbaya Bicara Peluang IHSG Tembus Level 10.000



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada dalam tren koreksi sejak awal 2026. Meski demikian, pemerintah tetap optimistis pasar saham domestik akan kembali menguat dalam jangka menengah seiring dengan fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai solid.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan menilai IHSG masih berpeluang menembus level psikologis 10.000.

To the moon tetap 10.000 masih bisa karena memang ekonomi baik,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (16/3/2026).


Ia menilai optimisme tersebut didukung oleh kondisi ekonomi nasional yang relatif kuat dibandingkan sejumlah negara di kawasan. Menurut dia, performa ekonomi Indonesia saat ini bahkan termasuk yang terbaik di kelompok negara besar.

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Masih Tertekan Hari Ini (9/3), Simak Sentimen yang Menyeretnya

“Ekonomi kita akan berbeda dengan negara-negara tetangga kita. Kita sudah nomor satu di G20,” kata Purbaya.

Selain itu, kondisi fiskal yang dinilai tetap terjaga juga menjadi faktor penting yang menopang prospek ekonomi. Dengan defisit anggaran yang masih terkendali, pemerintah dinilai memiliki ruang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat.

“Dengan defisit yang terkendali kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat,” ujarnya.

Di tengah tekanan pasar saham, Purbaya juga mengingatkan investor agar tetap selektif dalam memilih saham. Ia menyarankan investor fokus pada emiten dengan fundamental yang kuat.

“Pilih saham yang bagus buat serok-serok. Fondasi ekonomi kita bagus,” kata dia.

Baca Juga: Prospek IHSG di 2026: BNI Sekuritas Ungkap Target dan Sektor Pilihan

Menurut Purbaya, pengalaman Indonesia menghadapi berbagai tekanan global, termasuk lonjakan harga minyak dunia, menjadi modal bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi ke depan.

“Kita sudah pernah mengalami harga minyak tinggi berkali-kali. Jadi harusnya kita akan survive,” ujarnya.

Sementara itu, IHSG ditutup melemah pada perdagangan Senin (16/3/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks turun 114,92 poin atau 1,61% ke level 7.022,29.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat bergerak di rentang 6.917,32 hingga 7.120,19. Indeks dibuka di level 7.115,45, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 7.137,21.

Baca Juga: IHSG Melandai 0,3% Pada Pembukaan Jumat Pagi (13/3)

Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan total volume mencapai 31,65 miliar saham dan nilai transaksi sekitar Rp15,77 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,643 juta kali dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp12.412 triliun.

Pergerakan saham di bursa didominasi zona merah. Sebanyak 569 saham melemah, 189 saham menguat, dan 200 saham lainnya stagnan.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/03/16/192705026/ihsg-anjlok-purbaya-masih-optimistis-to-the-moon-tetap-10000?page=all#page2.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News