Saat IHSG Menguat, Asing Catat Net Sell Terbesar pada Saham-Saham Ini, Senin (26/1)
Selasa, 27 Januari 2026 07:45 WIB
Oleh: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah dan ditutup menguat pada awal pekan ini, Senin (26/1/2026), setelah sebelumnya melemah selama tiga hari perdagangan berturut-turut. Rebound ini menandakan mulai munculnya minat beli investor di tengah tekanan pasar yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup naik 0,27% ke level 8.975,33.
Sepanjang perdagangan, pergerakan IHSG cenderung stabil di zona hijau dengan kisaran 8.923 hingga 9.058. Baca Juga: IHSG Rebound, Cermati Saham Net Buy Terbesar Asing di Awal Pekan, Senin (26/1) Aktivitas transaksi di pasar saham terbilang ramai. Total volume perdagangan mencapai 57,52 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 36,97 triliun. Meski indeks menguat, tekanan jual masih terlihat cukup dominan, tercermin dari jumlah saham yang melemah lebih banyak dibandingkan yang menguat. Tercatat sebanyak 267 saham menguat, sementara 428 saham terkoreksi, dan 110 saham bergerak stagnan.
Kenaikan IHSG pada perdagangan kemarin turut ditopang oleh aksi beli investor asing. Sepanjang perdagangan kemarin, investor asing membukukan net buy sebesar Rp 422,21 miliar di seluruh pasar. Kendati demikian, di tengah kenaikan IHSG,investor asing banyak menjual saham-saham ini. Baca Juga: Saham Blue Chip Februari 2026 Berubah, BREN Gantikan ACES di LQ45 Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Senin: 1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 785,4 miliar 2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 448,86 miliar 3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 361,98 miliar 4. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 152,3 miliar 5. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 92,19 miliar 6. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 85,29 miliar 7. PT Indosat Tbk (ISAT) Rpp 77,73 miliar 8. Pt Indika Energy Tbk (INDY) Rp 62,34 miliar 9. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 50,2 miliar 10. PZt Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 40,32 miliar