KONTAN.CO.ID - Emas memperpanjang penurunannya pada Selasa (21/4/2026) karena dolar AS yang lebih kuat dan kenaikan imbal hasil (yield) menekan harga. Sementara, investor menunggu hasil pembicaraan awal AS–Iran serta sidang konfirmasi calon Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh. Data Reuters menunjukkan, harga emas spot turun 2,2% menjadi US$ 4.712,04 per ons pada pukul 13:46 waktu EDT (17:46 GMT), level terendah dalam lebih dari satu minggu. Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni ditutup turun 2,3% ke US$ 4.719,60. Dolar AS menguat 0,2% terhadap mata uang utama lainnya, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga naik.
Saat Risiko Global Meningkat, Emas Malah Terkoreksi, Ini Penyebabnya!
KONTAN.CO.ID - Emas memperpanjang penurunannya pada Selasa (21/4/2026) karena dolar AS yang lebih kuat dan kenaikan imbal hasil (yield) menekan harga. Sementara, investor menunggu hasil pembicaraan awal AS–Iran serta sidang konfirmasi calon Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh. Data Reuters menunjukkan, harga emas spot turun 2,2% menjadi US$ 4.712,04 per ons pada pukul 13:46 waktu EDT (17:46 GMT), level terendah dalam lebih dari satu minggu. Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni ditutup turun 2,3% ke US$ 4.719,60. Dolar AS menguat 0,2% terhadap mata uang utama lainnya, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga naik.
TAG: