Sah! Djony Bunarto Presiden Direktur Astra International gantikan Prijono Sugiarto



KONTAN.CO.ID - JAKRTA. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Astra International Tbk Selasa (16/6) resmi memutuskan untuk menunjuk Djony Bunarto Tjondro sebagai presiden direktur menggantikan Prijono Sugiarto. 

Djony Bunarto Tjondro sebelumnya telah menjadi  Wakil Presiden Direktur PT Astra International Tbk mendampingi Prijono Sugiarto sebagai Presiden Direktur PT Astra International Tbk.

Djony Bunarto Tjondro bukan sosok baru di Grup Astra International Tbk. Pria berkewarganegaraan Indonesia, kelahiran tahun 1964, ini  sudah menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Astra International Tbk sejak April 2019.


Selain itu, Djony Bunarto sebelumnya menjabat sebagai Direktur PT Astra International Tbk dari tahun 2015 sampai dengan 2019, artinya sudah lima tahun terakhir berada ring satu PT Astra International Tbk. 

Djony Bunarto bergabung dengan PT Astra International Tbk sejak tahun 1990. Selama menjalani karier di PT Astra International Tbk ia pernah memimpin berbagai lini bisnis di grup ini.

Misalnya Djony Bunarto pernah memegang beberapa jabatan, termasuk antara lain Presiden Komisaris PT Toyota-Astra Motor dan PT Pamapersada Nusantara serta Komisaris PT Astra Agro Lestari Tbk. 

Tidak hanya itu Djony Bunarto juga ada di jajaran komisaris PT United Tractors Tbk, PT Astra Honda Motor dan PT Astra Sedaya Finance. Sebelumnya, Djony Bunarto menjabat antara lain sebagai Presiden Direktur PT Astra Sedaya Finance (2009-2013), Chief Executive PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (2013-2018). 

Tak hanya itu Djony Bunarto Presiden Komisaris PT Astra Otoparts Tbk (2015-2018). Djony Bunarto juga pernah menjabat Wakil Presiden Komisaris PT Astra Daihatsu Motor dan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (2016-2018). 

Djony Bunarto menyelesaikan pendidikan sarjananya di fakultas teknik Universitas Trisakti pada tahun 1989 jurusan Teknik Mesin. Selanjutnya ia pernah mengenyam magister di Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI)/Monash Mt. Eliza Business School – Australia pada tahun 1996.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Syamsul Azhar