JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,3% menjadi 3.919,47 pada pukul 10.27. Lonjakan sejumlah saham menjadi faktor utama kenaikan indeks pada hari ini. Berikut adalah sejumlah saham yang bergerak di luar kebiasaan. - PT AKR Corporindo (AKRA) Saham AKRA melonjak 2,4% menjadi Rp 3.250, menuju rekor tertingginya. Kenaikan tersebut seiring dengan aksi korporasi perusahaan. Sekadar informasi, perusahaan ini dikabarkan berencana melakukan investasi senilai US$ 100 juta untuk membangun terminal minyak bagi bisnis distribusi petroleumnya. - PT Bumi Resources (BUMI) Saham BUMI pagi ini naik 1,1% menjadi Rp 2.350. Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak 9 November lalu. Dikabarkan PT Borneo Lumbung Energi (BORN) mempertimbangkan untuk membeli saham pada unit tambang milik PT Bumi Resources Minerals (BRMS) pada akhir 2012 atau 2013. - PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP)Saham INTP pagi ini melaju 2,5% menjadi Rp 18.500. Ini merupakan level tertinggi sejak 7 Oktober 2010. Perusahaan kemungkinan akan menggunakan dana senilai US$ 250 juta dari dana investasi US$ 500 juta untuk membangun dua pabrik semen dengan kapasitas 2 juta ton-2,5 juta ton per tahun.
Saham AKRA, BUMI, dan INTP memiliki pergerakan tak wajar
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,3% menjadi 3.919,47 pada pukul 10.27. Lonjakan sejumlah saham menjadi faktor utama kenaikan indeks pada hari ini. Berikut adalah sejumlah saham yang bergerak di luar kebiasaan. - PT AKR Corporindo (AKRA) Saham AKRA melonjak 2,4% menjadi Rp 3.250, menuju rekor tertingginya. Kenaikan tersebut seiring dengan aksi korporasi perusahaan. Sekadar informasi, perusahaan ini dikabarkan berencana melakukan investasi senilai US$ 100 juta untuk membangun terminal minyak bagi bisnis distribusi petroleumnya. - PT Bumi Resources (BUMI) Saham BUMI pagi ini naik 1,1% menjadi Rp 2.350. Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak 9 November lalu. Dikabarkan PT Borneo Lumbung Energi (BORN) mempertimbangkan untuk membeli saham pada unit tambang milik PT Bumi Resources Minerals (BRMS) pada akhir 2012 atau 2013. - PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP)Saham INTP pagi ini melaju 2,5% menjadi Rp 18.500. Ini merupakan level tertinggi sejak 7 Oktober 2010. Perusahaan kemungkinan akan menggunakan dana senilai US$ 250 juta dari dana investasi US$ 500 juta untuk membangun dua pabrik semen dengan kapasitas 2 juta ton-2,5 juta ton per tahun.