Saham ASII lompat 7%, IHSG sesi I melaju 1% lebih



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin bertenaga menjelang penutupan sesi I, Kamis (18/8). Hingga akhirnya, pada pukul 12.00 WIB, indeks ditutup dengan lonjakan 1,28% menjadi 5.440,825.

Ada 196 saham yang melaju. Sementara, jumlah saham yang turun sebanyak 94 saham dan 85 saham lainnya diam di tempat.

Volume transaksi perdagangan hari ini melibatkan 3,801 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 5,387 triliun.  


Sembilan sektor kompak mengeluarkan sinyal hijau. Tiga sektor dengan kenaikan terbesar antara lain: sektor industri lain-lain naik 6,31%, sektor manufaktur naik 2,14%, dan sektor pertambangan naik 2,02%.

Menurut Taye Shim, Kepala Riset Daewoo Securities, kenaikan IHSG mendapat sokongan besar dari saham ASII. "Penjualan mobil ASII membaik dalam tujuh bulan terakhir tahun ini menjadi 310.569 unit," jelasnya.

Asal tahu saja, saham ASII masuk dalam jajaran saham-saham indeks LQ 45 yang melonjak tertinggi siang ini antara lain. Perinciannya: PT Astra International Tbk (ASII) naik 7,3% menjadi Rp 8.450, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 4,75% menjadi Rp 3.090, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 3,97% menjadi Rp 67.375.

Sedangkan di posisi top losers indeks LQ 45, terdapat saham-saham: PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) turun 4,85% menjadi Rp 1.960, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) turun 1,99% menjadi Rp 985, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 1,47% menjadi Rp 1.675.

Kenaikan IHSG juga mendapat sokongan dari investor asing. Siang ini, nilai pembelian bersih (net buy) asing di seluruh market mencapai Rp 651,4 miliar. Sedangkan di pasar reguler, net buy asing sebesar Rp 645,3 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie