JAKARTA. Tahun ini adalah batas perusahaan hortikultura asing di Indonesia untuk menjual sahamnya. Undang-Undang No 13/2010 tentang Hortikultura menetapkan, mulai tahun ini perusahaan hortikultura asing wajib menjual sekitar 70%-nya kepada pemegang saham lokal. Sebagai gambaran, pasal 100 ayat 3 UU No 13/2010, menyatakan, asing hanya boleh menguasai 30% saham produsen hortikultura. Sementara pasal 131 ayat 2 menyatakan, perusahaan hortikultura asing yang sudah ada di Indonesia wajib menjual sahamnya sampai hanya memiliki maksimal 30%. Batas waktu pelaksanaan penjualan itu adalah empat tahun setelah terbitnya UU No 13/2010 atau wajib dilakukan mulai tahun ini. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia memprotes ketentuan tersebut. Karen Tambayong, Ketua Komite Tetap Pengembangan Pasar Pertanian Kadin Indonesia, menyatakan, pemberlakuan beleid itu pada tahun 2015 ini berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi Indonesia. Setidaknya, Rp 70 triliun investasi asing di sektor ini bakal hengkang.
Saham asing hortikultura dibatasi
JAKARTA. Tahun ini adalah batas perusahaan hortikultura asing di Indonesia untuk menjual sahamnya. Undang-Undang No 13/2010 tentang Hortikultura menetapkan, mulai tahun ini perusahaan hortikultura asing wajib menjual sekitar 70%-nya kepada pemegang saham lokal. Sebagai gambaran, pasal 100 ayat 3 UU No 13/2010, menyatakan, asing hanya boleh menguasai 30% saham produsen hortikultura. Sementara pasal 131 ayat 2 menyatakan, perusahaan hortikultura asing yang sudah ada di Indonesia wajib menjual sahamnya sampai hanya memiliki maksimal 30%. Batas waktu pelaksanaan penjualan itu adalah empat tahun setelah terbitnya UU No 13/2010 atau wajib dilakukan mulai tahun ini. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia memprotes ketentuan tersebut. Karen Tambayong, Ketua Komite Tetap Pengembangan Pasar Pertanian Kadin Indonesia, menyatakan, pemberlakuan beleid itu pada tahun 2015 ini berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi Indonesia. Setidaknya, Rp 70 triliun investasi asing di sektor ini bakal hengkang.