Saham Australia Ditutup Naik 1% Kamis (21/3), Pasar Sambut Baik Keputusan The Fed



KONTAN.CO.ID - Bursa saham Australia ditutup naik 1,1% pada hari Kamis (21/3), didukung oleh saham-saham sektor keuangan dan pertambangan kelas berat.

Para pedagang menyambut baik keputusan The Fed untuk tetap berada di jalur penurunan suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun ini.

Melansir Reuters, Indeks S&P/ASX 200 berakhir menguat pada 7.782,00 poin, dengan indeks acuan ditutup pada level tertinggi sejak 8 Maret dan membukukan kenaikan harian terbaiknya sejak awal Februari.


Baca Juga: Bursa Asia Menguat Pada Kamis (21/3) Pagi, Mengekor Kenakan Wall Street

Semalam, The Fed mempertahankan suku bunga AS antara 5,25% dan 5,5%, seperti yang diharapkan, dan menaikkan perkiraan inflasi.

“Persepsi bahwa The Fed sekarang lebih toleran terhadap lonjakan inflasi jangka pendek dapat menyebabkan Reserve Bank of Australia (RBA) mengurangi kekhawatiran inflasi dan mungkin menutup kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut dengan percaya diri pada pertemuan berikutnya,” kata Hebe. Chen, analis pasar, IG Markets.

Di Sydney, data menunjukkan lapangan kerja Australia meningkat tajam pada bulan Februari dan tingkat pengangguran turun jauh di bawah proyeksi. Ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja tetap kuat.

"Permintaan tenaga kerja moderat dan diperkirakan tidak akan mengimbangi pertumbuhan pasokan tenaga kerja," tulis analis di Westpac, menambahkan bahwa pembaruan lebih lanjut akan diperlukan sebelum RBA menyesuaikan penilaian pasar tenaga kerja.

Di bursa, saham keuangan yang sensitif terhadap suku bunga melonjak 1,7% dengan bank-bank "Empat Besar" naik antara 1,1% dan 2,6%.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Rebound Kamis (21/3), Brent ke US$86,41 dan WTI ke US$81,65

Saham pertambangan naik 1,2%, dengan BHP Group dan Fortescue masing-masing naik 0,8% dan 1,7%.

Saham emas melonjak 3,8%, mencapai level tertinggi sejak 9 Januari setelah emas batangan mencapai rekor tertinggi.

Sektor utama Northern Star Resources dan Evolution Mining masing-masing naik 2,3% dan 5,2%.

Di Selandia Baru, indeks acuan S&P/NZX 50 naik 0,7% menjadi berakhir pada 11,915.710 poin.

Saham Fonterra berakhir menguat 2,1% pada level penutupan tertinggi sejak 22 Januari setelah perusahaan susu tersebut membukukan peningkatan laba dan dividen setengah tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto