Saham Bank Blue Chip Ini Umumkan Dividen Jumbo,Yield 3X Bunga Deposito



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Dividen jumbo kembali tersaji di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada April 2026 ini. Bahkan, dividen jumbo ini akan diberikan oleh saham berkarakteristik blue chip.

Saham blue chip yang akan bayar dividen jumbo tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Pemegang saham BBRI menyetujui pembayaran dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 52,1 triliun.

Nilai tersebut setara dengan 92% dari laba bersih BBRI yang mencapai Rp 57,1 triliun.


Keputusan pembagian dividen ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Jumat (10/4) di Jakarta.

Tonton: Efek Rupiah Melemah, Kinerja SMSM Terdorong Ekspor

Rincian Dividen BBRI 2025

Mengacu pada data Stockbit, total dividen tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp 20,6 triliun atau Rp137 per saham yang telah dibayarkan pada Januari 2026.

Dengan demikian, pemegang saham BBRI akan menerima dividen final sebesar Rp 207 per saham, dengan total nilai mencapai sekitar Rp 31,5 triliun.

Secara keseluruhan, total dividen per saham BBRI untuk tahun buku 2025 mencapai Rp 344 per saham.

Pada perdagangan Jumat 10 April 2026, harga saham BBRI ditutup di level 3.390, naik 110 poin atau 3,35% dibandingkan sehari sebelumnya. Dengan harga saham tersebut, yield dividen saham BBRI mencapai 6,10%.

Yield dividen saham BBRI ini mencapai dua hingga tiga kali lipat dibandingkan bunga deposito. Bunga deposito Bank BRI hanya sekitar 2%-3% tergantung tenor.

Baca Juga: IHSG Rebound, Begini Proyeksinya hingga Akhir Semester I-2026

Pemegang Saham Utama dan Porsi Dividen

Sebagai bank milik negara, PT Danantara Asset Management (Danantara Indonesia) masih menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan sebesar 52,7% per akhir Maret 2026.

Dengan porsi tersebut, Danantara diperkirakan menerima dividen sekitar Rp27,5 triliun dari total pembagian dividen BBRI.

Selain itu, beberapa investor institusi besar lainnya juga tercatat sebagai pemegang saham BBRI, antara lain:

- Indonesia Investment Authority (INA): 3,63% - Employees Provident Fund Board: 1,14% - DJS Ketenagakerjaan Program Jaminan Hari Tua: 1,09%

 

Ekonomi 2026 di Persimpangan: Global vs Kebijakan Domestik
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News