Saham BBCA Menguat, Sementara BMRI, BBRI, dan BBNI Melemah Hari Ini, Kamis (2/4).



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks menunjukkan perbedaan pertumbuhan harga di perdagangan hari ini, Kamis (2/4/2026). Saham big banks dari bank milik pemerintah (himbara) kompak berada di zona hijau, sementara BBCA mengalami penguatan.

Secara rinci, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup dalam level harga Rp 6.575 per saham atau naik 1,15%. Peningkatan ini membawa sinyal positif setelah sebelumnya BBCA sempat berada di level harga terendah dalam tiga tahun terakhir pada perdagangan Senin (30/3/2026).

Sedangkan, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) ditutup pada harga Rp 3.700 atau turun 0,54%. BBNI sempat menguat ke harga Rp 3.750 pada masa awal perdagangan.


Baca Juga: Jamkrida Sumbar Beberkan Dampak Positif Pasca Bertransformasi Menjadi Perseroda

Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berada di harga Rp 3.320 atau turun 0,90% dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berada di harga Rp 4.650 atau turun 1,48%.

Untuk diketahui, bursa saham Indonesia akan libur mulai besok, Jumat (3/4/2026), seiring peringatan Wafat Yesus Kristus. Dengan begitu, perdagangan hari ini merupakan yang terakhir dalam pekan ini.

Jika dihitung dalam rentang satu pekan, seluruh saham big banks sebenarnya kompak mengalami pelemahan.

Head Research dari Korea Invesment and Sekuritas Indonesia (KISI) menilai harga saham big banks pekan ini dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah. Adapun nilai tukar rupiah per hari ini, Kamis (2/4/2026), melemah 0,11% ke level Rp 17.002 per dolar Amerika Serikat (AS).

"Kalau rupiah tembus dan bertahan di atas 17.000, maka akan ada risiko inflasi impor dan potensi kenaikan BI rate yang bisa memperlambat laju pertumbuhan kredit dan menaikkan rasio NPL. Tentunya akan memicu capital outflow asing," kata Wafi saat dihubungi, Rabu (1/4/2026).

Akan tetapi, Wafi menilai koreksi harga yang terjadi masih dapat tertahan dengan adanya sentimen positif dari laporan kinerja perbankan. Dalam dua pekan terakhir, keempat big banks telah mengumumkan hasil kinerjanya masing-masing untuk Februari 2026.

BBRI mencatat laba Rp 7,73 triliun pada Februari 2026 atau tumbuh 17,05% (yoy). Sedangkan, BMRI membukukan laba Rp 8,9 triliun dengan pertumbuhan 16,7% year on year (yoy).

Sementara itu, BBCA mencatat laba sebesar Rp 9,2 triliun, tumbuh 2,81% (yoy). BBNI mencatat laba sebesar Rp 3,41 triliun atau naik 3,67% (yoy).

Dengan kinerja yang masih tercatat positif, Wafi menyebut fundamental perusahaan big banks masih terjaga solid. Ia pun masih menyebut saham big banks menarik untuk diakumulasi secara jangka panjang.

Baca Juga: BNI Telah Salurkan KUR Rp1,7 Triliun hingga Februari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News