JAKARTA. Sebanyak 31 emiten menambah jumlah saham beredar dengan berbagai cara. Di antaranya, melalui rights issue, konversi waran, dividen saham, stock split dan merger. Namun, bertambahnya jumlah saham beredar bukan jaminan porsi saham publik ikut meningkat. Misalnya, PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) dan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) yang melakukan rights issue. Jumlah saham beredar keduanya bertambah. ARTI dari 1,56 miliar saham menjadi 7,48 miliar saham. Sedangkan, WOMF dari 2 miliar saham menjadi 3,48 miliar. Namun, porsi kepemilikan publik malah menyusut.
Saham beredar naik, porsi publik susut
JAKARTA. Sebanyak 31 emiten menambah jumlah saham beredar dengan berbagai cara. Di antaranya, melalui rights issue, konversi waran, dividen saham, stock split dan merger. Namun, bertambahnya jumlah saham beredar bukan jaminan porsi saham publik ikut meningkat. Misalnya, PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) dan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) yang melakukan rights issue. Jumlah saham beredar keduanya bertambah. ARTI dari 1,56 miliar saham menjadi 7,48 miliar saham. Sedangkan, WOMF dari 2 miliar saham menjadi 3,48 miliar. Namun, porsi kepemilikan publik malah menyusut.