Saham Bergerak di Zona Merah, Para Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Jajaran direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) terpantau kompak membeli saham bank di tengah tekanan harga. 

Berdasarkan keterbukaan informasi, Rabu (28/1/2026), empat direksi BCIC dilaporkan menambah kepemilikannya di saham BCIC. 

Yang pertama adalah Direktur Utama BCIC Ritsuo Fukadai, yang kepemilikannya bertambah dari 118.900 unit menjadi 132.100 unit per 26 Januari 2026. Dalam keterbukaan informasi tersebut, transaksi dilakukan di harga saham Rp 188 dengan tujuan investasi. 


Baca Juga: Berikut Ragam Promo di IIMS Jakarta 2026 dari Adira Finance dan Danamon

Kemudian ada Direktur Kepatuhan dan Corporate Legal BCIC Felix Istyono Hartadi. Pembelian dilakukan di waktu dan harga saham yang sama, juga untuk tujuan investasi. Setelah transaksi, jumlah saham yang dimiliki Felix bertambah dari 1,22 juta unit menjadi 1,35 juta unit.

Selanjutnya, Direktur Keuangan dan Perencana BCIC Helmi Arif Hidayat. Masih dengan waktu, harga saham, dan tujuan pembelian yang sama, Helmi menambah kepemilikan sahamnya dari 2,51 juta unit menjadi 2,78 juta unit. 

Terakhir, ada Direktur Credit Risk and Management All Delinquencies BCIC R. Djoko Prayitno. Djoko menambah kepemilikannya dari 2,51 juta unit saham menjadi 2,77 juta unit saham. 

Pada akhir perdagangan Jumat (30/1/2026), BCIC terpantau masih parkir di zona merah dengan koreksi harian sebesar 4,97% menjadi Rp 153. Dalam sepekan, harga saham ini mencerminkan koreksi hingga 18,62%. 

Selanjutnya: Pasar Bersiap Hadapi Perubahan di The Fed, Trump Segera Umumkan Ketua Baru

Menarik Dibaca: Dapur Terasa Lebih Nyaman: Simak Tren Kabinet 2026 yang Prioritaskan Ketenangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News