Saham BREN Anjlok, Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi Jadi Sorotan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terus anjlok. Senin (6/4/2026) harga saham BREN sempat turun 15,34% di level Rp 4.140 per saham. Penurunan harga saham BREN melanjutkan tren yang terjadi dalam lima hari dan satu bulan. 

Emiten milik Prajogo Pangestu ini menurun pasca pengumuman kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebesar 97,31% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat. Ini artinya saham perusahaan ini hanya dikuasai oleh sedikit pihak atau sejumlah pemegang saham tertentu dan jika digabung maka kelompok pemegang saham besar tersebut memiliki 97,31% dari seluruh saham BREN.  

Baca Juga: IHSG Anjlok 1,16% ke Bawah 7.000 di Pagi Ini (6/4), Top Losers LQ45: DSSA, BREN, BRPT


Selain itu pada akhir Maret lalu, BREN mengumumkan percepatan dan pengakhiran pembelian kembali (buyback) saham. Agenda buyback saham BREN seharusnya selesai pada 3 Mei 2026. Tapi emiten ini akan mengakhiri masa buyback saham pada 1 April 2026 pada sesi kedua perdagangan di BEI. 

“Percepatan pengakhiran periode pembelian kembali saham BREN ini karena kondisi pasar modal Indonesia serta harga saham BREN yang telah relatif stabil,” pendapat Direktur Utama Barito Renewables Energy Hendra Soetjipto Tan dalam keterbukaan informasi di BEI pada Senin (30/3/2026). 

BREN merencanakan buyback saham pada 3 Februari 2026. Kala itu perusahaan melakukan buyback saham untuk menjaga kinerja dan stabilitas pasar modal dalam kondisi pasar berkualitas secara signifikan.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News