Saham Citrix akan Diambil Alih Elliott & Vista Equity dengan Nilai US$ 16,5 Miliar



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Saham perusahaan perangkat lunak Citrix Systems (CTXS.O) akan di ambil alih sebesar US$ 16,5 miliar, termasuk utang oleh afiliasi Elliott Management dan Vista Equity Partners, yang ingin memanfaatkan momentum yang didorong oleh pandemi, dalam komputasi awan.

Dilansir dari Reuters, perusahaan mengatakan bahwa, pemegang sahamnya akan menerima US$ 104 per saham, yang mewakili nilai ekuitas hampir US$ 13 miliar, membenarkan laporan Reuters pada hari Minggu tentang tawaran bersama.

Kesepakatan itu, yang diperkirakan akan selesai pada pertengahan 2022, akan menggabungkan Citrix dengan perusahaan analitik data Vista, TIBCO Software. Setelah di akuisisi, Vista akan memiliki sekitar 65% dari perusahaan gabungan.


Elliott dan Vista berpendapat bahwa pasar publik belum sepenuhnya mengakui pertumbuhan pendapatan berulang tahunan Citrix, dan dengan menggabungkan dua perusahaan di ruang perangkat lunak, dapat menjual produk silang ke basis pelanggan yang sangat tumpang tindih dari 400.000 pelanggan di 100 negara.

Baca Juga: Zoom mengakuisisi Five9 Inc senilai US$ 14,7 miliar

Kesepakatan itu mewakili premi 24,3% untuk harga penutupan Citrix pada 20 Desember lalu, ketika pembicaraan tentang kesepakatan pertama kali dilaporkan, tetapi lebih rendah dari penutupan di hari Jumat lalu.

"Pengumuman hari ini adalah puncak dari proses tinjauan strategis yang dilakukan selama lima bulan," kata CEO sementara Citrix Bob Calderoni dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters, Selasa (1/2).

Citrix, yang berbasis di Fort Lauderdale, Florida, baru mulai lebih fokus pada komputasi awan dalam beberapa tahun terakhir, menyediakan solusi kerja jarak jauh dan perangkat lunak jaringan untuk bisnis.

Jesse Cohn dari Elliott bergabung dengan dewan perusahaan pada tahun 2015 ketika hedge fund mendesak Citrix untuk melepaskan beberapa unit dan membeli kembali saham sebelum mengundurkan diri pada tahun 2020.

Namun, kegagalan Citrix untuk memanfaatkan kebangkitan kerja virtual selama pandemi COVID-19 membuat sahamnya anjlok 23% tahun lalu.

Baca Juga: Wall Street melorot, investor mencemaskan kinerja emiten kuartal I

"Di tengah transformasi model bisnis yang signifikan, menjadi swasta seringkali merupakan peluang terbaik untuk dapat bertumbuh," kata analis Future Research Daniel Newman.

Pemain ekuitas swasta baru-baru ini meningkatkan jaminan mereka dalam perangkat lunak berbasis cloud. Kesepakatan itu juga menandai pasar yang kuat untuk pembelian dengan leverage, karena Elliott dan Vista mendapatkan komitmen pendanaan sebesar US$15 miliar dari konsorsium bank.

Sebagai informasi, saham Citrix turun 3,4% menjadi US$101,94 pada hari Senin (31/1).

Editor: Noverius Laoli