Saham Express Trasindo (TAXI) Naik 8,33%, Buka Peluang Bermitra dengan Xanh SM



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) bergerak menguat pada perdagangan Kamis (23/7/2026) sebesar 8,33% di level Rp 13 per saham. Meski begitu di sepanjang tahun ini, saham TAXI melemah 35%. 

Kenaikan harga saham TAXI sejalan dengan rencana potensi kerja samanya dengan perusahaan transportasi berbasis transportasi asal Vietnam, Xanh SM. Manajemen TAXI dalam keterbukaan informasi di BEI pada Rabu (22/7/2026) menjelaskan rencana tersebut masih dalam tahap pembicaraan dan masih berada pada tahap awal.

“Pembahasan yang berlangsung masih bersifat penjajakan untuk mempelajari model bisnis yang diterapkan. Oleh karena itu, TAXI belum dapat menyampaikan secara rinci bentuk maupun implementasi kerja sama kepada publik,” ujar Direktur Utama TAXI Johannes B.E. Triatmojo dalam keterbukaan informasi di BEI.


Baca Juga: Bangun FPSO, Proyek Hulu Migas North Hub Bakal Beroperasi Kuartal IV-2028

Express Transindo menyatakan akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik apabila nantinya terdapat perkembangan material terkait rencana tersebut, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain membahas peluang ekspansi bisnis, Johannes juga memberikan penjelasan mengenai berakhirnya kerja sama dengan PT Rekan Anak Bangsa (RAB), anak usaha dari PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Penghentian kemitraan tersebut diperkirakan memberikan dampak terhadap jumlah unit operasional dan pendapatan perseroan dengan potensi penurunan sekitar 30%.

Namun, Express Transindo menegaskan bahwa berakhirnya kerja sama tersebut bukan disebabkan oleh adanya pelanggaran perjanjian atau wanprestasi dari salah satu pihak. TAXI menyebut penghentian hubungan kerja sama terjadi karena masa perjanjian telah berakhir sesuai dengan kesepakatan yang sebelumnya telah dibuat.

Untuk menjaga keberlanjutan operasional, khususnya terkait pengadaan armada, TAXI menyampaikan bahwa strategi pembiayaan ke depan akan memanfaatkan fasilitas dari lembaga leasing. Pembayaran kewajiban angsuran nantinya bersumber dari setoran operasional para pengemudi sesuai dengan skema kemitraan yang berlaku.

Di sisi lain, investor juga menyoroti perkembangan kinerja keuangan dan pergerakan saham perseroan. Express Transindo menyampaikan bahwa laporan keuangan kuartal II 2026 ditargetkan selesai dan disampaikan paling lambat pada 31 Juli 2026. Saat ini, laporan tersebut masih dalam tahap peninjauan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: