Saham GOTO Anjlok ke Rp 43, Begini Kata Manajemen GoTo Gojek Tokopedia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tertekan menyusul kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menghapus harga minimum Rp 50 per saham. Senin (28/9/2026), saham GOTO terlihat melemah 14% menjadi Rp 43 per saham.

Saham platform layanan transportasi daring dan pengantaran makanan ini tertahan di level Rp 50 selama hampir empat bulan.

Head of Corporate Affairs GoTo Audrey Petriny mengatakan, harga saham GoTo saat ini tidak mencerminkan fundamental bisnis yang terus menguat.


Dia menjelaskan bahwa dinamika harga saham GOTO lebih disebabkan oleh aspek teknis menyusul aturan baru BEI terkait batas bawah harga saham yang tidak lagi di Rp 50.

Baca Juga: Buyback KLBF Jadi Katalis, Prospek Laba Diproyeksi Membaik

“Kinerja bisnis kami terus menunjukkan pertumbuhan positif. Pada kuartal II-2026, kami kembali mencetak laba bersih sebesar Rp 252 miliar, mencatatkan laba selama dua kuartal berturut-turut,” kata dia dalam rilis yang diterima KONTAN, Senin (28/9/2026).

Sekedar mengingatkan, pendapatan bersih GOTO tercatat sebesar Rp 5,7 triliun, sementara adjusted EBITDA mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

“Kami juga tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai pedoman EBITDA yang disesuaikan untuk setahun penuh sebesar Rp 3,2 triliun-Rp 3,4 triliun,” lanjut Audrey.

GOTO pun menegaskan tetap fokus memperkuat kinerja bisnis, yang diyakini akan menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News