KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada perdagangan hari ini, Selasa (3/7), saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) terpantau terjun bebas. Pada penutupan paruh pertama transaksi hari ini, saham IMAS turun 20% menjadi 2.240. Saham IMAS bahkan sempat mencapai titik terendah yakni di level 2.100. Melihat kondisi ini, Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan setelah sempat naik signifikan dalam waktu 3 bulan, IMAS akhirnya harus turun drastis. “Setelah naik dari harga 840 hingga tertinggi 4.530 dalam waktu sekitar 3 bulan menjadikan price earning ratio (PER) saham ini sangat mahal di tengah cash flow yang masih minus sekitar Rp 810 miliar. Maka wajar sekarang mereka jualan,” ujar Edwin kepada Kontan.co.id, Selasa (3/7).
Saham IMAS jeblok hingga 20%, ini penjelasan analis
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada perdagangan hari ini, Selasa (3/7), saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) terpantau terjun bebas. Pada penutupan paruh pertama transaksi hari ini, saham IMAS turun 20% menjadi 2.240. Saham IMAS bahkan sempat mencapai titik terendah yakni di level 2.100. Melihat kondisi ini, Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan setelah sempat naik signifikan dalam waktu 3 bulan, IMAS akhirnya harus turun drastis. “Setelah naik dari harga 840 hingga tertinggi 4.530 dalam waktu sekitar 3 bulan menjadikan price earning ratio (PER) saham ini sangat mahal di tengah cash flow yang masih minus sekitar Rp 810 miliar. Maka wajar sekarang mereka jualan,” ujar Edwin kepada Kontan.co.id, Selasa (3/7).