KONTAN.CO.ID - Saham Luxshare Precision Industry memimpin pelemahan sejumlah saham yang baru melantai di Bursa Hong Kong pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Padahal, produsen komponen elektronik asal China tersebut baru saja menghimpun dana sebesar HK$ 24,27 miliar atau sekitar US$ 3,1 miliar dalam penawaran umum perdana saham (IPO), terbesar di Hong Kong sepanjang tahun ini.
Baca Juga: Paramount Tunda Akuisisi Warner Bros hingga Setelah 22 Juli Mengutip
Reuters, saham Luxshare sempat anjlok hingga 9,6% ke level HK$ 57,2 per saham, di bawah harga penawaran sebesar HK$ 63,28. Pada perdagangan terakhir, saham tersebut berada di level HK$ 60,3 per saham. Keberhasilan Luxshare menghimpun dana menggeser Victory Giant Technology Huizhou, yang sebelumnya memegang rekor IPO terbesar di Hong Kong tahun ini setelah meraup HK$ 20,1 miliar pada April lalu. Pencatatan saham Luxshare menambah deretan perusahaan teknologi dan manufaktur canggih asal China yang memilih Hong Kong sebagai tempat menghimpun dana. Pulihnya kondisi pasar modal dinilai mendorong perusahaan memperoleh pendanaan untuk ekspansi bisnis serta riset di sektor elektronik, semikonduktor, hingga kecerdasan buatan (
artificial intelligence/AI).
Baca Juga: Topan Bavi Ancam Taiwan dan China, Berpotensi Jadi yang Terkuat Sejak 2024 Perusahaan AI Knowledge Atlas Technology, yang juga dikenal sebagai Zhipu AI, pada Rabu (9/7) meluncurkan penawaran saham di Hong Kong senilai sekitar US$ 4 miliar. Sementara itu, produsen chip Nexchip Semiconductor juga telah menetapkan harga IPO di Hong Kong untuk menghimpun dana sekitar HK$ 6,98 miliar. Gelombang penggalangan dana ini terjadi ketika pasar Hong Kong menghadapi periode berakhirnya masa penguncian saham (
lock-up expiration) dalam jumlah terbesar, menyusul tingginya aktivitas IPO pada paruh pertama tahun ini. Selain Luxshare, terdapat enam emiten lain yang memulai debut di Bursa Hong Kong pada Kamis.
Saham produsen peralatan pengujian elektronik Rigol, pembuat peralatan papan sirkuit DTech, serta produsen layar electronic paper DKE semuanya diperdagangkan di bawah harga penawaran.
Baca Juga: Inflasi Produsen China Capai Level Tertinggi Hampir Empat Tahun pada Juni Sebaliknya, saham perusahaan makanan Qiyunshan Food melonjak hampir tiga kali lipat hingga mencapai HK$ 21,6 per saham. Sementara itu, saham Rokae Robotics dan produsen komponen elektronik keramik CCTC ditutup menguat tipis.