Saham Melesat Sentuh ARA, Cek Profil Emiten MEDS hingga Kinerja Terkini



KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten MEDS yang alami kenaikan signfikan Pekan kedua September 2026. Saham PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) menjadi salah satu perhatian investor.

Pada perdagangan Senin, 7 September 2026, saham emiten alat kesehatan tersebut melonjak lebih dari 30% pada awal perdagangan.

Hal ini seiring meningkatnya perhatian terhadap kebutuhan masker setelah erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan abu vulkanik menyebar ke sejumlah wilayah di Jawa dan Sumatra.


Baca Juga: Saham GIAA Tercatat ARA: Cek Profil Emiten, Lini Usaha, hingga Kinerjanya

Mengutip data IPOT, MEDS bahkan sempat menyentuh level Rp97 per saham atau naik 34,72% pada sesi 1 Senin (7/9), sekaligus menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

Pergerakan tersebut menjadikan MEDS salah satu saham dengan kenaikan terbesar pada awal perdagangan.

Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek informasi mengenai saham MEDS.

Baca Juga: Dividen BFIN Rp 35 per Saham Segera Cum Date, Cek Profil Emiten Pembiayaan Ini

Mengenal PT Hetzer Medical Indonesia Tbk

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di industri peralatan kesehatan dan turunannya dengan kode saham MEDS.

Perusahaan didirikan pada 31 Desember 2010 dan mulai beroperasi pada 1 Maret 2011. Pada awalnya, Hetzer Medical memproduksi masker bedah atau surgical facemask tiga lapis.

Perusahaan kemudian mengembangkan masker kesehatan tipe Ear Loop 4 Dimensi dengan merek Evo Plusmed. MEDS resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 10 Agustus 2022.

Dalam dokumen e-IPO, bidang usaha MEDS tercatat sebagai industri peralatan kesehatan dan turunannya. Selain masker, perusahaan juga memproduksi bouffant cap atau penutup kepala dan mendistribusikan hand sanitizer.

Baca Juga: Sempat ARA, Cek Profil Emiten CSMI dan Kinerja Keuangan Terbaru Q2 2026

Lini Usaha dan Produk MEDS

MEDS tidak hanya mengandalkan produk masker. Perusahaan telah mengembangkan portofolio produk alat kesehatan dengan merek Evo Plusmed.

Produk yang ditampilkan perusahaan antara lain:

  • Masker kesehatan;
  • Bouffant cap atau penutup kepala;
  • Stetoskop;
  • Tensimeter;
  • Tensimeter digital;
  • Kursi roda;
  • Tiang infus;
  • Bak instrumen;
  • Hand sanitizer.
Baca Juga: Pabrik VKTR Diresmikan Presiden Prabowo, Cek Profil Emiten hingga Kinerjanya

Perusahaan menyebut telah menambah produk stetoskop dan tensimeter pada 2022. Pada 2024, MEDS juga mengembangkan produk kursi roda, tiang infus, bak instrumen dan tensimeter digital.

Dengan demikian, bisnis MEDS secara bertahap tidak lagi hanya bertumpu pada masker, meskipun masker tetap menjadi salah satu produk yang paling dikenal dari perusahaan.

Situs resmi perusahaan juga menunjukkan produk utama seperti masker, bouffant cap, stetoskop dan tensimeter. MEDS menyatakan produknya memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan dan menerapkan standar Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik atau CPAKB.

Baca Juga: Saham TCPI Terkonsentrasi Tinggi, Cek Profil Emiten Transportasi Ini

Merek Evo Plusmed

Salah satu aset penting MEDS adalah merek Evo Plusmed. Dalam dokumen e-IPO, perusahaan menyebut Evo Plusmed telah digunakan sebagai masker medis resmi untuk sejumlah kegiatan besar, antara lain kontingen Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020, KONI untuk PON Papua 2021 dan MotoGP Pertamina Mandalika 2022.

Perusahaan juga menyebut produk-produknya telah memiliki izin Kementerian Kesehatan dan sertifikasi Bacterial Filtration Efficiency.

Hal ini menjadi salah satu modal MEDS dalam mengembangkan pasar produk kesehatan di luar periode pandemi Covid-19.

Baca Juga: Segera Lepas Saham Treasuri 9,63 Miliar, Cek Profil Emiten DSSA hingga Kinerjanya

Siapa Manajemen MEDS?

Susunan manajemen PT Hetzer Medical Indonesia Tbk saat ini terdiri dari jajaran komisaris dan direksi.

1. Susunan Direksi MEDS

Nama Posisi Terafiliasi
dr. Yenny Marlina Direktur Utama Ya
Herry Direktur Ya
Fancy Marsiana, SH Direktur Ya
2. Susunan Komisaris MEDS

Nama Posisi Independen
Jemmy Kurniawan Komisaris Utama Tidak
Alvi Hadi Sugondo Komisaris Tidak
Alexander Tjandana Martjaputra Koentoro Komisaris Ya
Dalam prospektusnya, MEDS juga menyebut manajemen perusahaan memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di industri alat kesehatan.

Baca Juga: Saham Melesat, Cek Profil Emiten PICO, Lini Bisnis, hingga Kinerja Terbarunya

Kinerja MEDS 2026

Melansir data BEI, perusahaan menunjukkan bahwa pada kuartal I 2026, penjualan MEDS mencapai sekitar Rp4,77 miliar, naik signifikan dibandingkan sekitar Rp1,81 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba kotor juga meningkat dari sekitar Rp229,4 juta menjadi Rp1,70 miliar. Namun, besarnya beban operasional masih menjadi perhatian sehingga peningkatan penjualan tersebut belum otomatis menghasilkan laba bersih yang kuat.

Perkembangan hingga semester I 2026 menunjukkan adanya peningkatan permintaan. Berdasarkan penjelasan manajemen terkait kinerja per 30 Juni 2026, pendapatan kumulatif Januari-Juni 2026 mencapai sekitar Rp11,53 miliar.

Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan permintaan masker dalam volume yang lebih besar. Perusahaan menyebut adanya distributor baru serta keberlanjutan hubungan dengan distributor yang sudah ada. Selain penjualan produk alat kesehatan, MEDS juga memperoleh tambahan pendapatan dari jasa machining.

Tonton: Merger BUMN Karya Makin Dekat atau Justru Molor? Ini Jawaban ADHI dan PTPP

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News