KONTAN.CO.ID - Cek profil emiten NICE yang alami kenaikan signifikan pekan ke-4 bulan Agustus 2026. Saham PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) kembali menjadi perhatian investor setelah mencatat penguatan tajam pada perdagangan pekan ini. Pada Rabu (26 Agustus 2026), saham NICE bahkan melesat 35% ke level Rp340 per saham dan masuk jajaran saham yang menyentuh Auto Rejection Atas (ARA). Apabila menggunakan pergerakan harga dalam beberapa hari terakhir, penguatan NICE memang cukup agresif. Namun, klaim kenaikan 50% dalam satu pekan perlu disesuaikan dengan periode perdagangan yang digunakan.
Profil Saham NICE
PT Adhi Kartiko Pratama Tbk merupakan perusahaan yang bergerak terutama di sektor pertambangan bijih nikel. Perseroan didirikan pada 2008 dan mulai beroperasi secara komersial pada 2013. Saham NICE resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 9 Januari 2024. Perseroan berkantor pusat di Kendari, Sulawesi Tenggara. Dari sisi bisnis, NICE berada dalam rantai industri nikel yang menjadi salah satu komoditas penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan industri baterai. Berdasarkan data perusahaan yang tersedia, NICE memiliki sekitar 877-939 karyawan, dengan Chang Pyo Hong sebagai Direktur Utama. Baca Juga: Lanjutkan Penguatan, Cek Profil Emiten KIJA, Lini Bisnis, dan Kinerja Terbaru Q2 2026Lini Bisnis NICE
Bisnis utama NICE adalah pertambangan bijih nikel. Selain aktivitas pertambangan, perseroan juga memiliki kegiatan usaha pendukung yang berkaitan dengan rantai industri dan logistik pertambangan. Beberapa lini usaha yang tercantum antara lain:- Pertambangan bijih nikel.
- Jasa pelabuhan dan terminal.
- Pengelolaan fasilitas dermaga dan kegiatan bongkar muat.
- Jasa kawasan industri.
- Jasa pengujian analisis dan teknis.
- Kegiatan pendukung transportasi dan logistik komoditas.
Kinerja Keuangan Terbaru NICE
Melansir data BEI, kinerja NICE hingga semester I 2026 menunjukkan adanya pertumbuhan positif. Perseroan membukukan pendapatan Rp1,01 triliun hingga 30 Juni 2026 , melonjak dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp478,14 miliar. Dengan demikian, pendapatan meningkat sekitar 111,7% secara tahunan. Pertumbuhan pendapatan tersebut juga diikuti peningkatan laba bruto. Laba bruto NICE mencapai Rp274,60 miliar, naik dari Rp132,87 miliar pada semester I 2025. Berikut ringkasan kinerja keuangan NICE:| Kinerja | Semester I 2026 | Semester I 2025 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Pendapatan | Rp1,01 triliun | Rp478,14 miliar | +111,7% |
| Beban pokok pendapatan | Rp735,79 miliar | Rp345,26 miliar | +113,1% |
| Laba bruto | Rp274,60 miliar | Rp132,87 miliar | +106,7% |
| Laba sebelum pajak | Rp223,24 miliar | Rp123,77 miliar | +80,4% |
| Laba yang diatribusikan kepada pemilik | Rp170,14 miliar | Rp94,10 miliar | +80,8% |