Saham NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) Melesat 450% Sepanjang 2026, Ini Penyebabnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV), yang sebelumnya bernama PT Panca Wisesa Anugerah Tbk, terus melesat sepanjang tahun ini. Saham MGLV pun ditutup melonjak 9,98% ke level Rp 13.500 per saham pada Senin (7/9/2026).

Dengan posisi tersebut, dalam sepekan terakhir saham MGLV naik 10,43% dan dalam sebulan terakhir sudah menanjak 62,65%. Bahkan, saham MGLV sudah melesat 457% di sepanjang tahun 2026 atau secara year to date (YTD).

Lonjakan harga saham MGLV bukan sekadar imbas dorongan spekulatif, melainkan respons pasar atas arah strategis baru perusahaan di sektor infrastruktur teknologi masa depan.


Langkah pivot bisnis MGLV ini kian menyedot perhatian investor institusi  setelah perusahaan terhubung dengan konglomerat Garibaldi 'Boy' Thohir melalui entitas PT Trinugraha Thohir sebesar 2,25% dan PT Trinugraha Thohir Harmoni sebesar 4,86%.

Baca Juga: J Resources Asia Pasifik (PSAB) Bagikan Dividen Interim, Segini Besarannya

Keterlibatan ekosistem Trinugraha Thohir yang bersinergi dengan entitas pengendali baru, PT Nextier Datamate Center (NDC), serta jajaran manajemen yang diperkuat oleh Glenn Sugito (pengendali PT Persib Bandung Bermartabat), menjadi katalis utama di balik melesatnya valuasi MGLV.

Sinergi ini membawa misi besar untuk mengintegrasikan potensi pasokan energi nasional dengan kapasitas komputasi canggih. Melalui entitas anak, NDC (NexAI Digital Center), MGLV kini berfokus penuh pada penyediaan infrastruktur data center yang dirancang khusus untuk menopang komputasi Artificial Intelligence (AI).

Langkah ini dianggap sebagai respons tepat waktu atas melonjaknya permintaan pemrosesan data berkecepatan tinggi di Asia Tenggara. Manajemen menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan pasokan energi dengan infrastruktur digital modern.

Perkembangan ekonomi digital, meningkatnya adopsi layanan cloud computing, artificial intelligence (AI), serta percepatan transformasi digital di berbagai sektor telah mendorong peningkatan kebutuhan terhadap infrastruktur pusat data yang andal, aman, dan berkapasitas tinggi.

“Perseroan memandang bahwa kondisi tersebut menciptakan peluang usaha yang prospektif untuk mengembangkan kegiatan usaha yang selaras dengan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi, sehingga diharapkan dapat mendukung diversifikasi usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, serta memperkuat pertumbuhan usaha Perseroan secara berkelanjutan,” tulis keterangan manajemen MGLV dalam keterbukaan informasi BEI yang dikutip KONTAN, Senin (7/9/2026).

Baca Juga: Pengguna Kripto Juli 2026 Naik, Jumlah Transaksi Anjlok 28,2% Jadi Rp 20,52 Triliun

Dalam pelaksanaan kegiatan usaha tersebut, MGLV berencana mengembangkan fasilitas high-density data center yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan, pengelolaan, dan pemrosesan data, termasuk untuk mendukung layanan cloud computing, AI, serta kebutuhan infrastruktur digital lainnya.

Pengembangan kegiatan usaha di bidang data center ini diyakini akan mendukung pertumbuhan usaha Perseroan dalam jangka panjang dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta para pemangku kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News