Saham Nintendo Anjlok 10% Meski Penjualan Switch 2 Solid, Ada Apa?



KONTAN.CO.ID -  Saham Nintendo merosot sekitar 10% pada Rabu (4/2/2026), seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap momentum penjualan konsol andalan terbarunya, Switch 2.

Perusahaan gim asal Kyoto itu pada Selasa (3/2/2026) melaporkan penjualan Switch 2 yang solid selama musim belanja akhir tahun.

Namun, konsol tersebut dinilai belum didukung oleh judul gim kelas atas (high-profile titles) yang cukup kuat untuk mendorong permintaan jangka panjang.


Baca Juga: Bursa Asia Berfluktuasi Rabu (4/2) Pagi, Harga Minyak Naik dan Emas Bangkit Kembali

Produsen gim Super Mario tersebut juga mempertahankan proyeksi laba dan penjualan perangkat keras tahunan.

Meski stabil, panduan kinerja itu justru dipandang mengecewakan oleh pasar.

“Hasilnya memang bagus dengan Switch 2 mencetak rekor penjualan, tapi belum bisa dibilang luar biasa,” tulis analis Jefferies, Atul Goyal, dalam catatan kepada klien.

Antusiasme investor terhadap penerus konsol Switch yang sangat populer sebelumnya sempat mendorong saham Nintendo ke rekor tertinggi tahun lalu. Namun, sejak November, saham perusahaan terus melemah.

Momentum awal Switch 2, yang diluncurkan pada Juni, dinilai krusial untuk membangun basis pengguna dan memastikan kekuatan platform tersebut dalam jangka panjang.

Baca Juga: Mata Uang Asia Bergerak Terbatas Rabu (4/2) Pagi, Baht Thailand Menguat Paling Tinggi

“Perjalanannya baru dimulai dan platform ini tumbuh dengan cepat,” ujar Goyal.

Sebelumnya, Nintendo berhasil memperpanjang siklus hidup Switch generasi pertama melalui peluncuran gim blockbuster, termasuk dua seri utama dari waralaba The Legend of Zelda.

Selain isu momentum, investor juga mencermati potensi dampak kenaikan harga chip memori terhadap margin keuntungan Nintendo.

Perusahaan menyatakan lonjakan harga tersebut belum berdampak signifikan terhadap laba pada tahun fiskal berjalan, namun dapat menekan profitabilitas jika harga tinggi bertahan dalam jangka panjang.

Selanjutnya: PLTU Cirebon-1 Gagal Pensiun, Kementerian ESDM Identifikasi 15 PLTU Beremisi Tinggi

Menarik Dibaca: Akun Instagram Terblokir? Waspadai Batasan Like dan Komentar Ini!